Banyak spa dan pusat kesehatan menggunakan air garam dalam terapi mereka, dan hasilnya menunjukkan peningkatan kesehatan bagi pasien yang menjalani terapi ini.
Air yang telah melalui proses energisasi, seperti yang dijelaskan oleh Dr. Susan M. Jones (2018), diyakini dapat menyimpan energi positif yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik.
Proses ini melibatkan penggunaan teknik tertentu, seperti pemaparan terhadap suara atau frekuensi tertentu, yang dapat mengubah struktur molekul air.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi air energisasi melaporkan peningkatan kesejahteraan emosional dan mental.
Dalam banyak tradisi spiritual, air suci digunakan dalam ritual penyucian dan penyembuhan.
Menurut Dr. Linda F. Carter (2016), air suci dianggap memiliki kekuatan untuk membersihkan energi negatif dan mendatangkan keberkahan.
Contoh praktik ini dapat dilihat dalam upacara keagamaan di berbagai budaya, di mana air suci digunakan untuk memberkati individu atau tempat.
Air yang diinfus dengan berbagai bahan alami, seperti buah-buahan atau herbal, juga menjadi populer dalam praktik kesehatan.
Michael J. Smith (2021) mencatat bahwa air infus tidak hanya memberikan manfaat hidrasi tetapi juga dapat meningkatkan asupan vitamin dan mineral.
Praktik ini semakin banyak diterima dalam gaya hidup sehat, terutama di kalangan mereka yang mencari alternatif minuman yang lebih sehat.
Dengan demikian, berbagai macam air jampian menawarkan pilihan yang beragam bagi individu yang mencari pengobatan alternatif.
Pengetahuan tentang jenis- jenis ini dapat membantu masyarakat dalam memilih metode pengobatan yang paling sesuai dengan kebutuhan kesehatan mereka.
Karakteristik air jampian sangat bergantung pada sumber, proses pengolahan, dan tujuan penggunaannya.
Dalam pengobatan, karakteristik ini menjadi faktor penting dalam menentukan efektivitas terapi. Berdasarkan penelitian oleh A. K. Gupta (2017), karakteristik fisik dan kimia air, jampian dapat mempengaruhi bagaimana air tersebut mempengaruhi tubuh manusia.
Air jampian biasanya mengandung berbagai mineral yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti kalsium, magnesium, dan kalium.
Menurut Dr. William H. Wilson (2019), mineral- mineral ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit dan fungsi tubuh yang optimal.