Sekilas Mirip, Ternyata Beda Jauh! Ini Perbedaan Chia Seed dan Biji Selasih yang Jarang Diketahui

Sekilas Mirip, Ternyata Beda Jauh! Ini Perbedaan Chia Seed dan Biji Selasih yang Jarang Diketahui

Perbedaan antara chia seed dengan biji selasih--Youtube Nizar Wogan

Chia Seed vs Biji Selasih, Sekilas Mirip Tapi Manfaatnya Berbeda

 

Belakangan ini, chia seed dan biji selasih semakin populer sebagai campuran berbagai makanan dan minuman sehat. Keduanya kerap digunakan dalam infused water, puding, hingga minuman herbal karena dikenal kaya nutrisi. Namun, kemiripan bentuk justru memunculkan perdebatan di tengah masyarakat: apakah chia seed dan biji selasih sebenarnya sama, atau memiliki manfaat yang berbeda?

 

Meski tampak serupa, dua jenis biji-bijian ini ternyata memiliki perbedaan yang cukup signifikan, baik dari segi tampilan, asal tanaman, hingga kandungan gizinya.

 

Perbedaan Tampilan Fisik

 

Jika dilihat secara kasat mata, chia seed dan biji selasih memang hampir mirip, terutama ketika sudah direndam air karena sama-sama akan mengembang dan membentuk lapisan seperti gel. Namun, chia seed membutuhkan waktu lebih lama untuk mengembang dibandingkan dengan biji selasih.

Dari bentuk dan warna, chia seed memiliki ukuran kecil berbentuk oval dengan warna yang bervariasi, mulai dari hitam, putih, hingga abu-abu. Sementara itu, biji selasih umumnya berwarna coklat kehitaman dan berbentuk bulat. Perbedaan ini bisa menjadi cara sederhana untuk membedakan keduanya.

 

Berasal dari Tanaman yang Berbeda

 

Tak hanya berbeda secara visual, chia seed dan biji selasih juga berasal dari tanaman yang berbeda. Chia seed merupakan biji dari tanaman Salvia hispanica, yang masih satu keluarga dengan tanaman mint. Tanaman ini banyak dibudidayakan di wilayah Amerika Tengah dan Selatan.

Sumber: