6 Desa di Kabupaten Banyuasin Sudah Terpantau Hotspot, Masyarakat Diminta Waspada Karhutla

6 Desa di Kabupaten Banyuasin Sudah Terpantau Hotspot, Masyarakat Diminta Waspada Karhutla

Operator Dalops BPBD Banyuasin saat memantau titik hospot melalui satelit.--

PANGKALAN BALAI, HARIANBANYUASIN.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin mengkonfirmasi terdapat 5 titik panas atau hotspot, Senin 31 Juli 2023.

Jumlah titik panas ini tersebar dua kecamatan yakni Rantau Bayur dan Rambutan.

Berdasarkan pantauan satelit atau data terakhir dari posko BPBD Banyuasin

BACA JUGA:79 Desa di Kabupaten Banyuasin Rawan Karhutbunla, Terbanyak di Kecamatan Rambutan

Wilayah terpantau titik panas di Kecamatan Rantau Bayur.

Meliputi Desa Lebung, Srijaya, Rantau Harapan, Sungai Pinang, Sungai Lilin dan Sejagung.

Kepala BPBD Banyuasin Ir Alpian MM melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik M Rhoma Dona mengatakan, untuk saat ini titik panas masih terpantau di Kecamatan Rantau Bayur. 

BACA JUGA:Mampu Kendalikan Inflasi, Kabupaten Banyuasin Terima Insentif Fiskal dari Mendagri, Segini Besarannya

Kendati demikian, secara keseluruhan kondisi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Banyuasin pada saat ini masih aman dan terkendali.

“Untuk saat ini masih terkendali, kebetulan beberapa pekan ini baru terdapat beberapa titik hotspot dan bisa dikendalikan," ujarnya. 

Meskipun begitu, pihaknya tetap waspada karena Banyuasin merupakan daerah rawan Karhutla.

BACA JUGA:Berhasil Kendalikan Inflasi, Bupati Banyuasin Diganjar Penghargaan dari Mendagri

Khususnya di beberapa kecamatan, yaitu Rantau Bayur, Rambutan dan daerah lainnya. 

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka kebun dan lahan dengan cara membakar.

Sumber: