Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah kandungan vitamin dan mineral dalam ikan kembung.
Ikan ini mengandung vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi, membantu penyerapan kalsium, serta mencegah osteoporosis.
Selain itu, terdapat pula kandungan vitamin B kompleks yang berperan dalam menjaga fungsi saraf, meningkatkan energi, dan mendukung metabolisme tubuh.
Dari sisi mineral, ikan kembung mengandung zat besi, fosfor, dan selenium.
Zat besi membantu mencegah anemia dengan mendukung pembentukan sel darah merah.
Fosfor berperan dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi, sementara selenium berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Konsumsi ikan kembung juga bermanfaat bagi perkembangan otak, terutama pada anak-anak.
Kandungan omega-3 dan protein di dalamnya sangat baik untuk mendukung pertumbuhan sel otak, meningkatkan daya ingat, serta konsentrasi.
Bagi ibu hamil, mengonsumsi ikan kembung dalam porsi yang cukup juga dapat membantu perkembangan otak janin.
Selain manfaat kesehatan, ikan kembung juga mudah diolah menjadi berbagai hidangan lezat.
Mulai dari digoreng, dibakar, dimasak pindang, hingga diolah menjadi pepes atau ikan asin.
Kemudahan pengolahan ini membuat ikan kembung menjadi pilihan praktis untuk menu sehari-hari keluarga.
Dengan segudang manfaat tersebut, ikan kembung layak menjadi salah satu sumber protein utama dalam pola makan masyarakat.
Selain menyehatkan, ikan ini juga terjangkau dan mudah ditemukan di pasar tradisional maupun daerah pesisir.
Meningkatkan konsumsi ikan kembung tidak hanya berdampak positif bagi kesehatan individu, tetapi juga mendukung pola hidup sehat dan ketahanan pangan berbasis sumber daya laut lokal.