Terekam CCTV, Maling Pakai Pajero Gasak 4 Ban Xpander

Terekam CCTV, Maling Pakai Pajero Gasak 4 Ban Xpander

Terekam CCTV, Maling Pakai Pajero Gasak 4 Ban Xpander--

HARIANBANYUASIN.COM  - Sebuah insiden pencurian yang tergolong nekat dan tak lazim mengguncang ketenangan warga di kawasan Pakjo, tepatnya di Jalan Sei Betung, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang. 

Nasib apes ini menimpa Riski Munandar (27), seorang pemuda yang harus mendapati mobil Mitsubishi Xpander hitam miliknya dengan nomor polisi BG 1449 CO dalam kondisi memprihatinkan.

Bukannya siap untuk dikendarai, mobil tersebut justru ditemukan dalam posisi "terganjal" tumpukan batu bata setelah seluruh ban dan velgnya raib digondol maling pada dini hari, Senin 16 Februari 2026 

Peristiwa ini pertama kali terungkap berkat kejelian seorang tetangga yang hendak berangkat menunaikan ibadah shalat subuh.

Saksi mata tersebut terperanjat melihat pemandangan janggal di samping rumah korban dan segera memberikan informasi kepada ibu Riski. 

Begitu mengecek ke luar, Riski hanya bisa terpaku melihat mobil kesayangannya kini tak lagi memiliki tumpuan karet bundar.

Skenario pencurian ini terbilang rapi, di mana pelaku dengan sangat terencana menyiapkan batu bata sebagai pengganti ban agar bodi mobil tidak langsung menyentuh tanah, sebuah taktik yang sering digunakan untuk mempercepat proses pelepasan roda tanpa menimbulkan suara gaduh.

Ironisnya, jejak digital dari kamera CCTV di sekitar lokasi menunjukkan indikasi yang mengejutkan. Alih-alih menggunakan kendaraan angkut sederhana, para pelaku diduga kuat datang dengan gaya "elite". 

Rekaman-rekaman memperlihatkan sebuah unit Mitsubishi Pajero berhenti di dekat lokasi kejadian pada pukul 03:14 WIB, dari mana turun dua orang pria yang gerak-geriknya sangat mencurigakan.

Riski menduga kuat bahwa komplotan ini berjumlah lebih dari dua orang, mengingat kecepatan mereka dalam melepas empat roda sekaligus.

Namun sayangnya, tantangan klasik berupa minimnya penerangan jalan di lokasi membuat plat nomor kendaraan mewah yang digunakan pelaku menjadi samar dan sulit diidentifikasi.

Akibat aksi pencurian yang terorganisir ini, Riski harus menelan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 8 juta.

Merasa keamanan lingkungannya telah terkoyak, korban pun segera bergerak cepat dengan melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang.

Kini, pihak kepolisian diharapkan dapat mendalami rekaman CCTV tersebut untuk melacak jejak "Pajero misterius" itu, guna mengungkap identitas pelaku yang telah meresahkan warga dengan aksi pencurian ban yang semakin berani di tengah kota.

Sumber: