Pengobatan Dengan Pedekatan Sufistik

Rabu 09-07-2025,11:49 WIB
Reporter : Agus Susanto, M.Pd.I
Editor : Fidiani

Air jampian ini biasanya digunakan untuk diminum atau mandi, dengan harapan dapat menyembuhkan berbagai penyakit fisik maupun spiritual.

Tradisi ini bukan hanya mencerminkan hubungan spiritual antara kiai dan santrinya, tetapi juga memperkuat komunitas melalui praktik kolektif do’a dan dukungan moral.

Di daerah Sumatera, terutama di Aceh, praktik pengobatan dengan air jampian juga sangat umum.

Masyarakat Aceh dikenal memiliki tradisi keagamaan yang kuat dan sering mengadakan ritual-ritual do’a untuk berbagai keperluan, termasuk penyembuhan.

Air yang telah dido’akan sering kali digunakan untuk mengobati penyakit kulit, demam, atau penyakit dalam lainnya.

Proses ini melibatkan pembacaan surat-surat tertentu dari Al-Qur'an, seperti Al- Fatihah, Ayat Kursi, dan surat-surat pendek lainnya.

Praktik ini juga sering dilakukan pada upacara-upacara adat, seperti penyucian rumah baru atau saat memulai usaha baru, dengan tujuan memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT. (David & Ploeger, 2014).

Di Pulau Lombok, masyarakat Sasak juga mempraktikkan penggunaan air jampian dalam pengobatan tradisional mereka.

Para pemuka agama atau tokoh masyarakat sering diminta untuk mendo’akan air yang kemudian digunakan untuk berbagai keperluan pengobatan.

Salah satu praktik yang umum adalah memberikan air jampian kepada ibu hamil untuk memohon keselamatan dan kesehatan bagi ibu dan bayi yang dikandung.

Selain itu, air jampian juga digunakan dalam ritual-ritual adat seperti upacara penyucian diri dan pengusiran roh jahat.

Di Kalimantan, khususnya di Kalimantan Selatan, masyarakat Banjar memiliki tradisi serupa.

Pengobatan dengan air jampian sering kali dilakukan oleh para dukun atau tokoh agama yang memiliki keahlian dalam bidang spiritual.

Air jampian ini digunakan untuk mengobati penyakit, mengusir roh jahat, atau membersihkan rumah dari energi negatif.

Dalam beberapa kasus, air jampian juga digunakan dalam upacara adat seperti ―bepelas,‖ yaitu ritual penyucian yang dilakukan untuk memohon keberkahan dan perlindungan dari marabahaya (Yusdiana & Hariansyah, 2023).

Selain itu, di Bali, meskipun mayoritas penduduknya beragama Hindu, komunitas Muslim di sana juga mempraktikkan pengobatan dengan air jampian.

Kategori :