Cara Mengatasi Overthinking di Usia Remaja
--Foto ilustrasi
HARIANBANYUASIN.COM - Fenomena overthinking atau berpikir berlebihan semakin sering dialami oleh remaja di era modern.
Tekanan akademik, pergaulan, hingga pengaruh media sosial menjadi faktor yang memicu munculnya kondisi ini.
Jika tidak dikelola dengan baik, overthinking dapat berdampak pada kesehatan mental dan aktivitas sehari-hari.
BACA JUGA:Perbedaan Perkembangan Normatif dan Non-Normatif pada Anak
BACA JUGA:Mengapa Kekerasan Bisa Membekas di Ingatan Anak? Ini Penjelasan Psikologisnya
Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk memahami cara mengatasinya secara tepat.
Apa Itu Overthinking?
Overthinking adalah kondisi ketika seseorang memikirkan sesuatu secara berlebihan, berulang-ulang, dan sulit untuk dihentikan.
BACA JUGA:Produktif Tanpa Tekanan! Tips Mengelola Stres di Tengah Kesibukan
BACA JUGA:Fungsi Sebenarnya dari Usus Buntu pada Tubuh
Pikiran yang terus berputar ini sering kali berkaitan dengan kekhawatiran, penyesalan, atau ketakutan akan masa depan.
Dalam dunia psikologi, kondisi ini sering dikaitkan dengan kecemasan, meskipun tidak selalu termasuk gangguan mental tertentu.
Penyebab Overthinking pada Remaja
BACA JUGA:Awali Hari dengan Energi! Ini Kebiasaan Sehat di Pagi Hari agar Lebih Produktif
Sumber: