Memetik Hikmah, Dibalik Musibah Sepanjang Tahun 2025

Memetik Hikmah, Dibalik Musibah Sepanjang Tahun 2025

Muthmainnah Kurdi, S. Ag --doc

Umar memandang musibah bukan semata persoalan alam, melainkan ujian kepemimpinan. 

Ia berdoa dengan penuh ketakutan, ”Ya Allah, jangan Engkau binasakan umat Muhammad karena dosaku.”

Doa ini menunjukkan betapa Khalifah Umar menempatkan dirinya sebagai orang pertama yang harus bertanggung jawab, bukan mencari pembenaran.

Pada konteks ini, negara hadir memastikan kawasan lindung, area konservasi, atau kawasan resapan tidak dikonversi sembarangan, yang dapat mengubah siklus hidrologi.

Jadi riset para ilmuwan betul-betul digunakan negara sebagai bahan pertimbangan ketika mengambil keputusan terkait konversi lahan.

Pemimpin melalui para ilmuwan melakukan mitigasi dengan melakukan kajian risiko bencana, konservasi ekosistem, hingga melakukan penguatan infrastruktur negara wajib mencegah bahaya yang lebih besar dengan kebijakan yang mendahulukan maslahat publik.

Mencontoh era kekhalifahan Abbasiyah, Baghdad dirancang dengan sistem kanal pengendali banjir dan sistem drainase radial yang adaptif terhadap curah hujan tinggi.

Aliran sungai Tigris dikelola secara terintegrasi dengan kanal-kanal buatan untuk mencegah banjir. 

Pada masa kekhalifahan Turki Utsmani, Istanbul dengan kondisi geologinya yang berada pada zona patahan, bangunan dirancang dengan timber frame system yaitu sistem struktur fleksibel yang tahan guncangan.

Masjid Süleymaniye dan banyak hunian Utsmani terbukti mampu bertahan dari gempa besar selama berabad-abad.

Selanjutnya, kepala negara akan melakukan kesiapsiagaan dan peringatan dini.

Pada fase ini, negara menyiapkan masyarakat dengan memberikan edukasi kebencanaan, mekanisme evakuasi, dan perangkat peringatan dini.

Pada fase tanggap darurat, negara akan menanggung penuh seluruh kebutuhan korban, hingga beraktivitas normal kembali.

Pada masa peradaban Islam, khalifah menurunkan bantuan darurat dari baitulmal (kas negara).

Baitulmal wajib mengeluarkan dana tanpa syarat saat terjadi bencana.

Sumber: