Gudang Usaha Karangan Bunga Wartawan di Banyuasin Terbakar, Ini Penyebabnya!

Gudang Usaha Karangan Bunga Wartawan di Banyuasin Terbakar, Ini Penyebabnya!

Petugas damkar saat padamkan api--

HARIANBANYUASIN.COM – Gudang usaha karangan bunga milik wartawan, Budi Alamsyah, yang berada di Jalan Palembang–Betung, Kelurahan Kayuara Kuning RT 01 RW 01, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, dilalap si jago merah pada Sabtu sekitar pukul 14.30 WIB.

Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari bagian atap bangunan.

Api dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang, terutama sterofoam yang digunakan sebagai bahan pembuatan papan bunga.

Pemilik gudang, Budi Alamsyah, menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat dari bagian atap gudang sebelum akhirnya membesar dan melahap sebagian bangunan.

“Api tiba-tiba muncul dari atas atap, lalu cepat sekali membesar. Di dalam gudang banyak sterofoam sehingga api cepat menyebar,” ujarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh papan bunga yang berada di dalam gudang dilaporkan hangus terbakar dan tidak dapat diselamatkan.

Meski demikian, kendaraan milik korban berupa sepeda motor dan mobil berhasil dievakuasi sebelum api membesar.

Api juga sempat merembet ke rumah warga di sebelah gudang milik Arafif. Selain itu, kobaran api turut menjalar ke bagian rumah kediaman Budi sehingga beberapa barang seperti kasur dan perabot rumah tangga sempat terbakar.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tidak lama berselang, petugas Damkar tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman sehingga api tidak meluas ke bangunan lain.

Budi mengaku sangat berterima kasih kepada petugas pemadam kebakaran yang bergerak cepat menangani kebakaran tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada petugas Damkar yang sigap datang dan cepat memadamkan api sehingga tidak meluas,” katanya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara mengarah pada korsleting arus listrik di bagian atap gudang.

Sumber: