Makan Durian Setiap Hari, Apa yang Terjadi pada Tubuh? Ini Manfaat dan Risikonya

Sabtu 31-10-2026,18:00 WIB
Reporter : Dee
Editor : Fidiani

Jika seseorang mengonsumsi durian dalam porsi besar, beban karbohidrat yang masuk juga meningkat. Hal ini dapat menyulitkan pengendalian gula darah, khususnya jika pola makan sehari-hari tidak teratur.

Bagi penderita diabetes, durian bukan berarti harus selalu dihindari. Akan tetapi, porsi perlu disesuaikan dengan kebutuhan karbohidrat, target gula darah, serta rencana makan yang dianjurkan tenaga kesehatan.

Menggabungkan durian dengan pola makan seimbang dan tidak mengonsumsinya secara berlebihan merupakan langkah yang lebih bijak dibandingkan menjadikan buah ini sebagai camilan tanpa batas.

4. Asupan Kalium Bertambah dan Mendukung Fungsi Otot

Durian juga mengandung kalium, yaitu mineral yang dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga keseimbangan cairan, mendukung fungsi saraf, dan membantu kontraksi otot.

Kalium turut berperan dalam pengaturan tekanan darah sebagai bagian dari pola makan yang sehat.

Mengonsumsi durian dalam porsi wajar dapat membantu menambah asupan mineral tersebut. Namun, manfaatnya tidak dapat dipisahkan dari pola makan secara keseluruhan.

Seseorang tetap membutuhkan beragam sumber zat gizi, seperti sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan lain, serta makanan berprotein.

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah orang dengan penyakit ginjal tertentu mungkin perlu membatasi asupan kalium. Pada kondisi ketika ginjal tidak mampu membuang kelebihan kalium dengan baik, kadar mineral ini dalam darah dapat meningkat dan menimbulkan masalah kesehatan serius.

Karena itu, orang yang memiliki gangguan ginjal sebaiknya mengikuti anjuran dokter atau ahli gizi mengenai porsi buah yang aman dikonsumsi.

5. Tubuh Mendapat Tambahan Vitamin dan Antioksidan

Selain karbohidrat dan serat, durian mengandung vitamin C serta sejumlah vitamin B yang dibutuhkan tubuh.

Vitamin C berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu pembentukan kolagen, dan meningkatkan penyerapan zat besi dari sumber makanan nabati.

Sementara itu, vitamin B berperan dalam berbagai proses metabolisme, termasuk membantu tubuh mengolah zat gizi menjadi energi.

Durian juga mengandung senyawa tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan. Senyawa ini berpotensi membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Namun, penting untuk dipahami bahwa mengonsumsi durian setiap hari bukan jaminan seseorang akan terhindar dari penyakit. Penelitian mengenai manfaat durian untuk mencegah atau mengobati penyakit tertentu pada manusia masih terbatas.

Kategori :