Kabut Asap vs Abu Vulkanik, Mana yang Lebih Berbahaya?

Kamis 10-09-2026,09:00 WIB
Reporter : Yanti
Editor : Yanti

HARIANBANYUASIN.COM - Kabut asap  dan abu vulkanik sama-sama dapat membuat udara terlihat keruh, mengganggu jarak pandang, serta menimbulkan masalah bagi kesehatan.

Namun, keduanya berasal dari sumber yang berbeda dan memiliki karakteristik yang tidak sama.

Karena itu, cara menghadapi kabut asap akibat kebakaran hutan tidak sepenuhnya sama dengan menghadapi abu vulkanik dari aktivitas gunung api.

BACA JUGA:Abu Vulkanik Anak Krakatau Terhirup? Ini Cara Melindungi Paru-paru agar Tak Jadi Masalah Serius

BACA JUGA:Waspada Kabut Asap, Ini Jenis Masker yang Sebaiknya Dipakai

Memahami perbedaan keduanya penting, terutama ketika kualitas udara memburuk.

Perlindungan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan, iritasi mata, hingga masalah kesehatan lainnya.

1. Apa Itu Kabut Asap?

BACA JUGA:Kabut Asap Tebal Bikin Jalan Nyaris Tak Terlihat? Ini Tips Aman Berkendara untuk Bikers yang Wajib Diketahui

BACA JUGA:Jangan Asal Menyapu! Ini Cara Aman Membersihkan Tumpukan Abu Vulkanik

Kabut asap atau haze umumnya terbentuk ketika udara dipenuhi campuran asap, partikel halus, gas, dan polutan hasil pembakaran.

Salah satu penyebabnya adalah kebakaran hutan dan lahan.

Asap dari pembakaran tersebut dapat terbawa angin dan menyebar ke wilayah yang cukup jauh dari lokasi kebakaran.

BACA JUGA:Hujan Abu Vulkanik, Ini Jenis Masker yang Direkomendasikan untuk Lindungi Paru-paru

BACA JUGA:Daftar Perlengkapan Wajib dalam Tas Siaga Bencana, Apa Saja yang Harus Dibawa?

Kategori :