Vitamin B kompleks sering menjadi pilihan bagi orang dengan aktivitas padat karena kebutuhan vitamin B berkaitan dengan berbagai proses metabolisme tubuh.
Kekurangan beberapa jenis vitamin B dapat berhubungan dengan keluhan seperti mudah lelah atau gangguan fungsi saraf.
Namun, mengonsumsi dosis tinggi tidak otomatis membuat tubuh semakin bertenaga.
Pilih produk dengan kandungan sesuai kebutuhan dan ikuti aturan pakai pada label.
2. Vitamin B12
Vitamin B12 layak diperhatikan, terutama bagi orang yang asupan makanan sumber hewaninya terbatas.
Vitamin ini berperan dalam pembentukan sel darah dan fungsi sistem saraf.
Kekurangan B12 dapat menyebabkan anemia dan gangguan saraf seperti kesemutan atau rasa baal.
Suplemen B12 dapat menjadi pilihan apabila kebutuhan sulit terpenuhi dari makanan atau seseorang mengalami kekurangan berdasarkan pemeriksaan.
Jangan menganggap semua rasa lemas disebabkan kekurangan B12, karena penyebab kelelahan sangat beragam.
3. Vitamin C
Vitamin C dikenal sebagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan kolagen dan mendukung fungsi normal sistem imun.
Sumber vitamin C sebenarnya cukup mudah ditemukan melalui buah dan sayuran, seperti jeruk, jambu biji, pepaya, tomat, dan paprika.
Suplemen vitamin C dapat dipertimbangkan ketika asupan makanan belum mencukupi.
BPOM menetapkan batas maksimum penggunaan vitamin C dalam suplemen kesehatan sebesar 1.000 mg per hari berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk produk suplemen.
Lebih banyak bukan berarti lebih baik. Hindari mengonsumsi vitamin C secara berlebihan tanpa alasan yang jelas.