Dikira Durian, Ternyata Bukan! Cempedak Durian Ini Bikin Pecinta Buah Auto Ketagihan

Sabtu 21-02-2026,22:13 WIB
Reporter : Maidi
Editor : Fidiani

BACA JUGA:Ikan Belodok, Si “Ikan Berjalan” Penghuni Lumpur yang Unik

Wanginya kuat, manis, dan menusuk—mirip durian matang yang baru jatuh dari pohon.

Bagi pecinta durian, aroma ini terasa menggoda.

Namun bagi yang tidak terbiasa, baunya bisa terasa sangat tajam.

Daging buahnya berwarna kuning pekat hingga oranye, dengan tekstur yang jauh lebih lembek dan creamy dibanding cempedak biasa.

Saat dimakan, rasanya manis legit dengan sentuhan pahit khas di ujung lidah—kombinasi unik antara cempedak dan durian.

Inilah yang membuat banyak orang menyebutnya sebagai “perpaduan terbaik dua dunia”.

Bukan Hasil Kawin Silang

Banyak yang mengira cempedak durian adalah hasil persilangan antara Artocarpus integer dan Durio zibethinus.

Namun secara botani, hal tersebut hampir tidak mungkin karena keduanya berasal dari genus berbeda.

Cempedak durian sebenarnya adalah varietas unggul dari cempedak yang memiliki karakter aroma dan rasa lebih kuat.

Faktor genetik dan kondisi lingkungan tumbuh—seperti jenis tanah dan iklim—juga berpengaruh terhadap cita rasanya.

Jadi, meski namanya terdengar seperti buah hibrida, ia tetaplah cempedak sejati.

Bentuknya Tetap Cempedak

Secara fisik, buah ini tidak memiliki duri tajam seperti durian.

Kulitnya tetap menyerupai cempedak: berbintil kecil dan relatif lebih halus.

Kategori :