PP PBSI Segarkan Struktur Kepelatihan Ganda Putra, Chafidz dan Thomas Jadi Asisten Pelatih

PP PBSI Segarkan Struktur Kepelatihan Ganda Putra, Chafidz dan Thomas Jadi Asisten Pelatih

PBSI melakukan penyesuaian kepelatihan di sektor ganda putra pratama.--Foto PBSI

HARIANBANYUASIN.COM - Dalam upaya menjaga konsistensi serta dinamika tim, PP PBSI melakukan penyesuaian pada struktur kepelatihan di sektor ganda putra.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk menjaga suasana latihan tetap segar, adaptif, dan responsif terhadap tuntutan kompetisi level tertinggi.

Dengan menyesuaikan posisi dan peran pelatih, PP PBSI berharap bisa menghadirkan perspektif baru sekaligus mempertahankan arah pembinaan yang telah berjalan.

BACA JUGA:Resmi! PBSI Tetapkan 74 Atlet Masuk Pelatnas 2026, Ada Tiga Nama Baru

BACA JUGA:Target Juara! Berikut Daftar Wakil Indonesia di All England 2026

Dalam struktur terbaru ini, Chafidz Yusuf akan berperan sebagai asisten pelatih di sektor ganda putra utama.

Tugasnya adalah mendampingi Antonius dalam setiap sesi latihan, memastikan pendekatan teknis dan strategi yang diterapkan tetap optimal, serta memberikan masukan tambahan dari perspektifnya.

Kehadiran Chafidz diharapkan mampu membawa suasana baru yang lebih segar, sekaligus menjaga motivasi para atlet di sektor utama tetap tinggi.

BACA JUGA:Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari Siap Tampil Rangkap di Ruichang China Masters 2026

BACA JUGA:Marwan Faza Absen! PBSI Uji Duet Baru Verrell/Aisyah di Dua Turnamen Sri Lanka

Sementara itu, di sektor ganda putra pratama, Thomas Indratjaja dipercaya menjadi asisten pelatih yang mendampingi Andrei Adistia.

Dengan pengalaman dan pemahaman mendalam tentang pembinaan atlet muda, Thomas diharapkan bisa memberikan arahan yang tepat, menyesuaikan metode latihan dengan kebutuhan atlet, serta membantu proses adaptasi mereka menghadapi kompetisi nasional maupun internasional.

PP PBSI menegaskan bahwa penyesuaian ini bukanlah perubahan mendasar dalam arah pembinaan, melainkan sebuah langkah strategis untuk menyegarkan dinamika tim.

BACA JUGA:PBSI Tanggapi Perubahan Format Super 1000 BWF, Indonesia Open Siap Beradaptasi

Sumber: