Mirip Rambutan Tapi Jauh Lebih Manis! Buah Kalasan Ini Mulai Langka

Mirip Rambutan Tapi Jauh Lebih Manis! Buah Kalasan Ini Mulai Langka

Buah Kalasan--Youtube Tanaman Premium

HARIANBANYUASIN.COM - Sekilas, buah kalasan atau yang lebih dikenal dengan pulasan tampak nyaris tak bisa dibedakan dari rambutan.

Kulitnya sama-sama merah dengan “rambut” di permukaan.

Namun, bagi pecinta buah tropis, pulasan punya pesona dan cita rasa khas yang membuatnya istimewa.

BACA JUGA:Bukan Pepaya! Ini Mangga Mahathir yang Beratnya Bisa Sampai 3 Kg

BACA JUGA:Kenapa Kelapa Kopyor Lebih Mahal dari Kelapa Biasa? Ini Penjelasannya

Sayangnya, keberadaan buah ini kini semakin jarang dijumpai dan mulai kalah populer dibanding rambutan.

Apa Itu Buah Kalasan atau Pulasan?

Pulasan memiliki nama ilmiah Nephelium ramboutan-ake, masih satu keluarga dengan rambutan (Nephelium lappaceum) dan lengkeng.

Di beberapa daerah di Indonesia, buah ini disebut kalasan, pulasan, atau rambutan hutan. Pulasan banyak ditemukan di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan sebagian Jawa, biasanya tumbuh di pekarangan atau hutan tropis.

BACA JUGA:Buah Kerantungan, Si Durian Hutan Endemik Kalimantan

BACA JUGA:Mengenal Buah Mentawa, Buah Langka Asli Kalimantan dengan Rasa Unik

Ciri Khas yang Membedakan dari Rambutan

Meski mirip rambutan, pulasan memiliki beberapa perbedaan yang cukup jelas jika diperhatikan lebih dekat.

Rambut pada kulit pulasan cenderung lebih pendek, kaku, dan jarang, bahkan terlihat seperti duri tumpul.

Sumber: