Trenggiling, Mamalia Bersisik dengan Pertahanan Unik yang Terancam Punah

Rabu 04-02-2026,07:48 WIB
Reporter : Yanti
Editor : Yanti

Fungsi utama sisik trenggiling adalah sebagai sistem pertahanan diri yang sangat efektif.

Ketika merasa terancam oleh predator seperti singa, harimau, atau hewan pemangsa lainnya, trenggiling akan segera menggulung tubuhnya menjadi bola yang sangat rapat.

Dalam posisi ini, bagian tubuh yang lunak akan tersembunyi di bagian dalam, sementara sisik-sisik keras dan tajam menonjol ke luar.

Posisi tersebut membuat predator kesulitan menembus atau membuka gulungan tubuh trenggiling.

Bahkan, banyak pemangsa alami akhirnya menyerah karena tidak mampu menembus pertahanan tersebut.

Selain sisik pelindung, trenggiling juga memiliki kemampuan lain untuk bertahan hidup.

Hewan ini dikenal sebagai pemakan semut dan rayap.

Dengan lidah panjang dan lengket, trenggiling mampu menangkap ribuan serangga dalam waktu singkat.

Kebiasaan ini menjadikan trenggiling memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya dalam mengendalikan populasi serangga.

Sayangnya, pertahanan luar biasa yang dimiliki trenggiling tidak mampu melindunginya dari ancaman terbesar, yaitu perburuan ilegal oleh manusia.

Sisik trenggiling sering diburu karena dipercaya memiliki nilai ekonomi tinggi dan digunakan dalam pengobatan tradisional di beberapa negara.

Selain itu, daging trenggiling juga dianggap sebagai makanan eksotis yang bernilai mahal.

Permintaan pasar yang tinggi membuat perdagangan ilegal trenggiling terus meningkat.

Akibat perburuan dan hilangnya habitat alami, populasi trenggiling di berbagai belahan dunia mengalami penurunan drastis.

Saat ini, seluruh spesies trenggiling masuk dalam daftar satwa yang terancam punah dan dilindungi secara internasional.

Upaya konservasi pun terus dilakukan, mulai dari penegakan hukum hingga edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hewan unik ini.

Kategori :