HARIANBANYUASIN.COM - Trenggiling atau pangolin dikenal sebagai salah satu hewan paling unik di dunia.
Hewan ini merupakan satu-satunya mamalia yang memiliki tubuh tertutup sisik secara menyeluruh, kecuali pada bagian perut dan beberapa area wajah.
Keunikan tersebut menjadikan trenggiling sangat berbeda dari mamalia lain.
BACA JUGA:Kakapo, Burung Beo Unik dari Selandia Baru yang Tidak Bisa Terbang
BACA JUGA:Mengenal Kuda Appaloosa, Ras Kuda Asal Amerika dengan Genetik Unik
Sisik pada tubuh trenggiling tersusun dari keratin, yaitu zat yang sama dengan pembentuk rambut dan kuku manusia.
Namun, pada trenggiling, keratin berkembang menjadi lapisan pelindung yang tebal dan keras, berfungsi layaknya baju zirah alami.
Fenomena sisik keratin pada trenggiling membuatnya sering disamakan dengan hewan bercangkang seperti armadillo.
BACA JUGA:Bentang Kaki 1 Meter, Berat 4 Kg! Inilah Arthropoda Darat Terbesar di Bumi
BACA JUGA:Bukan Film Fantasi! Ulat Ini Memanggul Rumah Kayu Seumur Hidupnya
Namun, keduanya memiliki perbedaan mendasar.
Armadillo memiliki pelindung berupa cangkang tulang, sedangkan trenggiling mengandalkan sisik keratin yang sebenarnya merupakan rambut yang termodifikasi.
Struktur sisik tersebut tersusun rapat dan saling menumpuk, sehingga memberikan perlindungan maksimal terhadap ancaman dari luar.
BACA JUGA:Bukan Beruang Kutub! Inilah Hewan Paling Tahan Dingin di Bumi
BACA JUGA:Kingfisher: Pemburu Presisi dengan Insting Fisika Alami