Mengenal Lady Amherst Pheasant, Burung Cantik Asli Hutan China dan Myanmar

Selasa 27-01-2026,07:28 WIB
Reporter : Yanti
Editor : Yanti

HARIANBANYUASIN.COM - Burung Lady Amherst (Chrysolophus amherstiae) merupakan salah satu mahakarya alam yang jarang ditemui di hutan pegunungan China dan Myanmar.

Keindahannya sering dibandingkan dengan burung merak, meski memiliki ciri khas tersendiri yang membuatnya unik di dunia burung eksotis.

Dengan perpaduan warna yang menakjubkan, burung ini selalu berhasil memikat siapa pun yang melihatnya, seolah-olah alam sedang melukis karya seni hidup di atas sayapnya.

BACA JUGA:Kupu-Kupu Kecil Ini Lakukan Migrasi Terpanjang di Dunia, Caranya Bikin Merinding

BACA JUGA:Mengenal Kallima inachus, Kupu-Kupu dengan Sayap Tercantik dan Kamuflase Ekstrem

Tubuh pejantan Lady Amherst memadukan warna hijau metalik yang berkilau, biru tua yang dramatis, merah menyala, serta sentuhan kuning cerah.

Ekor panjang yang menjuntai menambah kesan anggun dan elegan, membuat setiap gerakannya tampak seperti tarian yang terkoordinasi sempurna.

Keindahan burung ini bahkan sempat membuat orang Eropa abad ke-19 terkagum-kagum ketika pertama kali diperkenalkan.

BACA JUGA:Yaeyama Blenny: Satpam Kecil Penjaga Terumbu Karang

BACA JUGA:Mengenal Fenomena Midnight Sun, Siang Abadi di Kutub Selatan

Banyak yang mengira burung itu adalah lukisan tangan atau replika artistik karena warnanya yang begitu hidup dan kontras.

Namun, pesona sejati Lady Amherst muncul saat musim kawin tiba.

Pejantan menampilkan fitur unik berupa jubah (ruff) berwarna putih dengan pinggiran hitam di lehernya.

Saat menari untuk menarik perhatian betina, jubah ini akan mengembang menutupi hampir seluruh wajah, menyisakan hanya mata yang menatap tajam, seakan mengenakan topeng kipas yang memikat dan menghipnotis pasangan.

Gerakan ini bukan sekadar pertunjukan visual, tetapi juga bagian dari ritual kawin yang sangat terperinci dan simbolik, menunjukkan kekuatan dan keindahan genetik pejantan.

Kategori :