Demi Anak Didik, Guru Bertaruh Nyawa Sebrangi Jembatan Putus
https youtu be ACgyuL9TavM
PANGKALAN BALAI harianbanyuasin com Jembatan penghubung Dusun Manggus ke Cahya Berlian Pangkalan Balai sangat mengkhawatirkan Pasalnya jembatan yang terbuat dari kayu itu mengalami kerusakan parah
Kendati demikian jembatan itu masih tetap digunakan para guru dan siswa untuk melintas Sebab jembatan itu merupakan akses paling terdekat dari Cahya Berlian ke Dusun Manggus
Tak sedikit para guru dan murid bertaruh nyawa supaya anak anak tetap mendapatkan ilmu pelajaran Warga berharap pemerintah dapat memperbaiki jembatan yang mengalami kerusakan tersebut
Kalau melintas di jembatan ini hanya butuh waktu 25 menit dari rumah menuju ke sekolah Kalau dari jalan lintas cukup jauh memakan waktu 1 jam lebih kata Nuraida guru SDN 26 Banyuasin III Senin 6 12 21
Menurut Ida tak hanya dirinya yang menggunakan jembatan tersebut Banyak pelajar asal Manggus yang bersekolah di SMP dan SMA melintas di jembatan ini
Kalau mutar dari jalan lintas biayanya mahal harus pakai kendraan ojek Kalau dari sini tidak pakai biaya geratis sebab dekat tidak jauh katanya
Pihaknya berharap ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan tersebut Katanya selama ini masyarakat hanya bergotong royong memperbaiki kerusakan jembatan itu
Ini sudah lama dibangun menggunakan kayu dan papan Karena sering terendam air mengakibatkan jembatan ini menjadi lapuk dan keropos ujarnya
Hal yang sama juga dikeluhkan Dea salah satu pelajar di SMPN Banyuasin III Katanya biasanya dia sering menggunakan akses jalan itu tapi karena rusak dia terpaksa naik ojek untuk pergi ke sekolah
Kalau jalan kaki jauh pak tapi kalau jembatan ini bagus hanya 20 menit Kami harap jembatan ini diperbaiki supaya kami mudah pergi ke sekolah katanya ron
Sumber: