Anak Punk Bermukim di Bawah Jembatan Suak Bara Banyuasin Resahkan Warga, Kerja Dinsos Banyuasin Disorot!
Lokasi tempat tinggal anak punk gelandangan --
HARIANBANYUASIN.COM – Keberadaan sekelompok anak punk dan gelandangan yang bermukim di bawah Jembatan Suak Bara, RT 22, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, kian meresahkan masyarakat sekitar.
Kelompok tersebut diketahui telah cukup lama menempati area bawah jembatan sebagai tempat tinggal sementara.
Aktivitas mereka dinilai mengganggu ketertiban umum, terlebih karena penghuni yang tinggal di lokasi tersebut bercampur antara laki-laki dan perempuan.
Sejumlah warga mengaku khawatir kondisi tersebut dapat berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar, terutama dari segi keamanan, ketertiban, dan norma sosial.
Selain itu, area bawah jembatan yang digunakan sebagai tempat tinggal juga dinilai kumuh dan tidak layak huni.
“Keberadaan mereka membuat warga merasa tidak nyaman, apalagi tempatnya terbuka dan sering terlihat aktivitas yang tidak pantas,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga berharap pihak terkait, seperti Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta aparat kepolisian dapat segera turun tangan untuk melakukan penertiban.
Selain penertiban, masyarakat juga mengharapkan adanya pembinaan dan penanganan sosial agar para anak punk dan gelandangan tersebut dapat diarahkan ke kehidupan yang lebih layak.
Menurut warga, langkah tersebut penting dilakukan demi menjaga ketertiban lingkungan sekaligus memberikan solusi kemanusiaan bagi para gelandangan agar tidak terus hidup di jalanan.
Plt Kasat Pol PP Banyuasin Ir Alpian mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Banyuasin.
Sumber: