Keluhan tersebut terkadang disalahartikan sebagai vertigo.
Ketika kondisi sudah cukup stabil dan tidak mengalami mual berat, konsumsilah makanan ringan atau makanan bergizi yang mudah ditoleransi tubuh.
Pilih makanan dengan kandungan karbohidrat, protein, dan serat yang seimbang.
Hindari melewatkan waktu makan secara berulang. Bagi orang dengan diabetes, menjaga kadar gula darah sesuai anjuran dokter sangat penting karena gula darah terlalu rendah maupun terlalu tinggi dapat menimbulkan keluhan yang mirip pusing.
Jika tidak yakin apakah pusing yang dialami benar-benar vertigo, jangan langsung menganggap semua keluhan berasal dari gangguan telinga bagian dalam.
6. Lakukan Manuver Epley Jika Sesuai Penyebabnya
Manuver Epley merupakan gerakan reposisi kepala dan tubuh yang sering digunakan untuk membantu menangani BPPV.
Kondisi ini biasanya ditandai sensasi berputar singkat ketika mengubah posisi kepala, misalnya saat berguling di tempat tidur atau menengadah.
Pada orang yang telah didiagnosis BPPV, manuver Epley dapat membantu memindahkan partikel kecil di telinga bagian dalam yang mengganggu sistem keseimbangan.
Namun, manuver Epley tidak cocok untuk semua jenis vertigo.
Gerakan ini sebaiknya dilakukan setelah penyebab dan sisi telinga yang bermasalah dipastikan oleh tenaga kesehatan.
Jangan mencoba gerakan tersebut secara sembarangan, terutama jika memiliki masalah leher, punggung, gangguan pembuluh darah, atau kondisi lain yang membuat gerakan kepala tertentu berisiko.
Jika vertigo baru pertama kali terjadi, sangat berat, atau disertai gejala tidak biasa, prioritaskan pemeriksaan medis daripada mencoba manuver sendiri.
7. Hindari Pemicu dan Catat Pola Vertigo
Setiap orang bisa memiliki pemicu vertigo yang berbeda.
Sebagian mengalami keluhan setelah mengubah posisi kepala, sementara yang lain merasa lebih tidak nyaman ketika kelelahan, kurang tidur, atau mengalami stres.