Cara pembuatannya cukup mudah, yaitu dengan merebus beberapa lembar daun mint segar dalam air hingga mendidih.
Air rebusan ini kemudian dapat diminum selagi hangat.
Minuman herbal ini dipercaya dapat membantu meredakan tenggorokan gatal, mengurangi batuk, serta memberikan efek menenangkan pada saluran pernapasan.
Selain diminum, daun mint juga bisa dimanfaatkan dengan cara menghirup uap air rebusannya.
Uap hangat yang mengandung mentol dapat membantu melonggarkan lendir yang menyumbat saluran pernapasan.
Cara ini sering digunakan sebagai terapi alami untuk meredakan hidung tersumbat.
Menghirup uap daun mint juga dapat memberikan efek relaksasi, sehingga tubuh terasa lebih nyaman saat sedang mengalami gangguan pernapasan.
Tidak hanya digunakan dalam pengobatan tradisional, kandungan mentol dalam daun mint juga dimanfaatkan dalam berbagai produk kesehatan modern.
Banyak obat flu, permen pelega tenggorokan, hingga minyak aromaterapi menggunakan ekstrak mint sebagai bahan utama.
Hal ini karena mentol memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri yang dapat membantu melawan infeksi ringan pada saluran pernapasan.
Meskipun memiliki banyak manfaat, penggunaan daun mint tetap perlu dilakukan secara wajar.
Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada lambung bagi sebagian orang.
Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan.
Dengan berbagai manfaat yang dimilikinya, daun mint dapat menjadi pilihan alami untuk membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan.
Selain mudah didapat, cara penggunaannya juga sederhana, sehingga cocok dijadikan solusi herbal untuk meredakan gejala flu secara alami.