Ketindihan Saat Tidur, Benarkah Diduduki Setan? Ini Penjelasan Medisnya

Ketindihan Saat Tidur, Benarkah Diduduki Setan? Ini Penjelasan Medisnya

Ketindihan atau sleep paralysis adalah kondisi ketika seseorang terbangun atau hampir tertidur, tetapi tubuhnya masih berada dalam fase lumpuh sementara.--

HARIANBANYUASIN.COM - Pernah terbangun di tengah malam dan merasa tubuh tak bisa digerakkan?

Dada terasa sesak, sulit berteriak, bahkan seperti ada sosok yang menindih?

Dalam budaya Indonesia, kondisi ini sering disebut “ketindihan” dan kerap dikaitkan dengan makhluk halus atau diduduki setan.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Penampilan, Ini Risiko Kesehatan dari Perut Buncit

BACA JUGA:Kebiasaan Makan Karbohidrat di Waktu Ini Bisa Picu Diabetes Diam-Diam

Namun, secara medis, fenomena ini memiliki penjelasan ilmiah yang jelas dan dikenal sebagai sleep paralysis.

Sleep paralysis adalah kondisi ketika seseorang terbangun atau hampir tertidur, tetapi tubuhnya masih berada dalam fase lumpuh sementara.

Kelumpuhan ini sebenarnya normal terjadi saat kita memasuki fase tidur REM (Rapid Eye Movement).

BACA JUGA:Batuk dan Pilek Lebih dari 2 Minggu? Ini Sinyal Tubuh yang Harus Diwaspadai

BACA JUGA:Tidak Konsumsi Gula Tapi Gula Darah Tetap Tinggi, Ternyata Ini Alasannya!

Pada fase REM, otak sangat aktif dan mimpi terjadi, sementara otot-otot tubuh dibuat rileks atau “dimatikan” sementara agar kita tidak bergerak mengikuti mimpi.

Masalah muncul ketika otak terbangun lebih cepat, tetapi tubuh belum sepenuhnya “aktif”.

Akibatnya, seseorang sadar, bisa melihat dan mendengar, tetapi tidak mampu bergerak atau berbicara selama beberapa detik hingga menit.

BACA JUGA:Bisa Picu Serangan Jantung dan Stroke, Kenali 5 Tanda Pembuluh Darah Tersumbat

Sumber: