Diskon Listrik 50 Persen Kembali Digulirkan 5 Juni 2025, Ini Syaratnya!

Selasa 27-05-2025,08:53 WIB
Reporter : Yanti
Editor : Yanti

HARIANBANYUASIN.COM - Pemerintah kembali memberikan kabar baik kepada masyarakat Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa diskon tarif listrik sebesar 50 persen akan kembali diberlakukan mulai 5 Juni 2025.

Kebijakan ini akan menyasar pelanggan rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA, yang jumlahnya diperkirakan mencapai 79,3 juta pelanggan.

BACA JUGA:Pemerintah Tunda Rekrutmen CPNS dan PPPK 2025, Fokus Tuntaskan Formasi 2024

BACA JUGA:Kandas di Semifinal, Apriyani/Febi Gagal ke Final Malaysia Masters 2025: Indonesia Kembali Nirgelar

“Diskon tarif listrik 50 persen akan diberlakukan pada 5 Juni, dan akan dirapatkan kembali bersama pemangku kebijakan. Insentif ini diberikan untuk daya listrik di bawah 1.300 Kwh,” ujar Airlangga, dikutip pada Selasa (27/5).

Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah saat ini masih melakukan kajian menyeluruh sebelum kebijakan ini resmi diterapkan.

Diskon ini direncanakan berlangsung selama dua bulan, yaitu pada periode Juni dan Juli 2025.

BACA JUGA:Kejari Banyuasin Ungkap Dugaan Korupsi Retribusi Parkir, Tiga Pejabat Jadi Tersangka

BACA JUGA:Harobin Mustofa Ditetapkan Tersangka Korupsi, Ini Kasus yang Menjeratnya!

Pemerintah berharap, dengan adanya keringanan ini, daya beli masyarakat dapat meningkat, terutama pada kuartal kedua tahun ini.

Airlangga menjelaskan bahwa pemberian diskon tarif listrik ini bukan hanya sekadar bantuan sosial, namun juga merupakan bagian dari strategi besar untuk mendongkrak konsumsi rumah tangga.

“Stimulus ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal dua. Momentum ini kita manfaatkan untuk membuat beberapa program yang dapat meningkatkan konsumsi,” katanya.

Diskon listrik merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah yang menjadi kelompok paling rentan terhadap fluktuasi ekonomi.

Dengan menurunnya beban biaya listrik, masyarakat memiliki ruang lebih dalam pengeluaran yang dapat dialihkan untuk konsumsi kebutuhan lainnya, yang pada akhirnya akan mendorong roda perekonomian nasional.

Kategori :