Sekda Sumsel Buka Bimtek Manajemen Kontrak PBJ

Sekda Sumsel Buka Bimtek Manajemen Kontrak PBJ

--Foto humaspemprovsumsel

HARIANBANYUASIN.COM - Sekda Sumsel Edward Candra, secara resmi membuka Bimtek Manajemen Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ) bagi pelaku pengadaan tingkat provinsi serta kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

Bimtek yang diselenggarakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia tersebut berlangsung di Auditorium Graha Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumsel, Selasa (10/2/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Sumsel Edward Candra menegaskan bahwa proses pengadaan barang dan jasa tidak berhenti pada penandatanganan kontrak atau penetapan pemenang, melainkan justru memasuki tahapan paling krusial setelah kontrak ditandatangani.

BACA JUGA:Gubernur HD: Ikuti Pergub 74/2018, Angkutan Batubara Wajib Lewat Jalan Khusus

BACA JUGA:Mahasiswa Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan Brutal Karyawati Restoran, Sempat Diserang Benda Tajam

“Manajemen kontrak merupakan tahap yang sangat penting untuk memastikan bahwa apa yang direncanakan dan ditenderkan benar-benar sesuai dengan hasil riil di lapangan,” ujarnya.

Edward menekankan sejumlah aspek penting dalam manajemen kontrak pengadaan barang dan jasa.

Antara lain pengendalian kontrak secara ketat sebagai mitigasi risiko, pengendalian kualitas, waktu, dan biaya, dokumentasi serta administrasi yang tertib, optimalisasi e-purchasing dan katalog elektronik, serta penguatan kompetensi pelaku pengadaan.

BACA JUGA:Di Saat Anggaran Media Dipangkas, Dana Hibah 9 Parpol di OKI Tetap Rp1,3 Miliar

BACA JUGA:Bayar Rp50 Ribu Serasa Naik Perahu! Tol Palembang–Kayuagung Rusak Parah, Tuai Protes Jelang Mudik Lebaran

Ia juga menyoroti masih adanya anggapan bahwa penyusunan kontrak merupakan hal sepele, bahkan kerap dilakukan dengan menyalin dokumen sebelumnya.

Padahal, kontrak pengadaan merupakan dokumen hukum yang mengikat kedua belah pihak.

“Kontrak memuat hak dan kewajiban para pihak, mulai dari pelaksanaan pekerjaan, serah terima, hingga pembayaran. Lemahnya manajemen kontrak sering kali menjadi awal munculnya permasalahan pengadaan barang dan jasa,” tegasnya.

BACA JUGA:Gubernur Sumsel Hadiri Pisah Sambut Kapolda Sumsel, Tegaskan Komitmen Sinergi dan Kebersamaan

Sumber: