5 Beras Termahal di Dunia, Nomor Satu Mencapai Rp1,1 Juta, Sudah Pernah Coba?

5 Beras Termahal di Dunia, Nomor Satu Mencapai Rp1,1 Juta, Sudah Pernah Coba?

Beras Kinmemai Premium salah satu varietas beras asal Jepang yang dinobatkan sebagai beras termahal di dunia.--

Sebagai gantinya, petani menggunakan metode-metode organik seperti kompos, pemupukan hijau, dan pengendalian hama alami untuk menjaga kesehatan tanah dan lingkungan.

3. Thooyamalli Organik

Harga beras Thooyamalli mencapai Rp960.000 per kilogram.

Kenapa harganya bisa mahal? Karena beras varietas beras kuno yang berasal dari India Selatan, khususnya dari Tamil Nadu. 

Nama "Thooyamalli" secara harfiah berarti "bunga yang indah" dalam bahasa Tamil, yang mencerminkan kecantikan dan keunikan dari beras ini. 

Varian organik dari Beras Thooyamalli menawarkan pendekatan yang lebih alami dan berkelanjutan dalam proses pertaniannya.

Pertanian organik menghilangkan penggunaan pestisida, herbisida, dan pupuk kimia sintetis yang sering digunakan dalam pertanian konvensional. 

Sebagai gantinya, metode-metode organik mengandalkan praktik-praktik seperti pengomposan, rotasi tanaman, dan pengendalian hama alami untuk menjaga kesuburan tanah dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

4. Mappilai Samba Organik

Beras Mappilai Samba adalah varietas beras yang memiliki akar budaya yang dalam di India Selatan, khususnya di negara bagian Tamil Nadu. 

Varietas ini telah menjadi bagian integral dari warisan kuliner dan budaya Tamil selama berabad-abad.

Versi organik dari Beras Mappilai Samba menawarkan pendekatan yang lebih alami dan berkelanjutan dalam pertanian. 

Pertanian organik memastikan bahwa beras ini tumbuh tanpa menggunakan pestisida, herbisida, atau pupuk kimia sintetis. 

Sebagai gantinya, metode-metode organik menggunakan praktik-praktik seperti pengomposan, penanaman beragam, dan pengendalian hama alami untuk memelihara tanah dan ekosistem yang seimbang.

Beras Mappilai Samba Organik menawarkan sejumlah manfaat. Pertama, karena diproduksi tanpa bahan kimia sintetis, beras ini lebih bersih dan bebas dari residu pestisida, yang membuatnya lebih aman untuk dikonsumsi. 

Sumber: