Peredaran Narkoba Merajalela, Butuh Solusi Islam
Ismawati--doc
HARIANBANYAUSIN.COM - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius di Sumatera Selatan. Kali ini, dua pria yang merupakan saudara kandung diamankan aparat kepolisian karena diduga terlibat dalam peredaran sabu di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Kedua pelaku berinisial AL (49) dan HR (43) ditangkap oleh tim Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel di sebuah rumah yang berada di Jalan Sekayu. Lubuk Linggau, tepatnya di Kelurahan Ngulak, Kecamatan Sanga Desa. Penangkapan dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi dan melakukan penyelidikan terkait aktivitas mencurigakan yang mengarah pada peredaran narkoba.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan barang bukti berupa sabu seberat kurang lebih 200 gram. Narkotika itu diketahui disimpan dalam sebuah dompet, lalu disembunyikan di bagian luar jendela dapur rumah untuk mengelabui aparat.
BACA JUGA:Lebaran yang Terbelah: Ketika Umat Bingung, Persatuan Dipertanyakan
BACA JUGA:Diresmikan November 2025, Jembatan Rp7,4 Miliar di Gandus Sudah Retak
Pihak kepolisian menduga bahwa kedua tersangka tidak hanya beroperasi secara lokal, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkoba lintas provinsi. Dugaan ini masih terus didalami melalui proses penyidikan lebih lanjut.
Kasus ini kembali menegaskan bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman nyata di tengah masyarakat, bahkan melibatkan hubungan keluarga.
Aparat pun terus berupaya mengungkap jaringan yang lebih luas guna memutus rantai distribusi narkotika di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya.
BACA JUGA:Ramadan, Bulan Panen Pahala
BACA JUGA:RT/RW Adalah Pilar Pemerintahan Terendah, Sudah Saatnya Kesejahteraannya Diprioritaskan
Bukan Kriminal Biasa
Kasus tertangkapnya dua saudara kandung di Musi Banyuasin karena mengedarkan sabu bukan sekadar persoalan kriminal biasa.
Lebih dari itu, peristiwa ini mencerminkan adanya krisis yang lebih dalam, yakni krisis moral dan kegagalan sistem dalam menjaga manusia dari kerusakan.
Hari ini maraknya peredaran narkoba tidak bisa dilepaskan dari sistem kehidupan yang saat ini berjalan. Sistem sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan telah melahirkan individu-individu yang kehilangan standar halal dan haram dalam bertindak.
Sumber: