Berbuka Harus yang Manis Adalah Sunnah? Simak Penjelasannya
Apakah berbuka puasa dengan yang manis termasuk sunnah?--Instagram syafiqrizabasalamah_official
Tidak perlu merasa kurang sempurna hanya karena tidak ada minuman manis atau makanan khusus di meja berbuka.
Kesederhanaan ini justru mengajarkan bahwa ibadah tidak harus mahal atau mewah.
Air Putih Pun Sudah Cukup
Banyak orang menunda berbuka karena menunggu minuman atau makanan tertentu.
Padahal waktu berbuka adalah momen yang dianjurkan untuk segera dimanfaatkan.
Jika yang tersedia hanya air putih, maka itu sudah sangat baik dan sesuai sunnah.
Bahkan dalam kondisi sederhana seperti itu, pahala tetap bisa diraih.
Berbuka dengan air putih juga memiliki manfaat kesehatan, seperti membantu tubuh kembali terhidrasi setelah seharian berpuasa.
Tidak sedikit ahli kesehatan menyarankan agar berbuka diawali dengan air putih sebelum mengonsumsi makanan lain agar sistem pencernaan tidak kaget.
Boleh Minuman Manis, Asal Tidak Berlebihan
Meski bukan sunnah khusus, bukan berarti makanan atau minuman manis dilarang saat berbuka.
Teh manis, kolak, atau sirup tetap boleh dikonsumsi sebagai bagian dari menu berbuka. Islam tidak melarang selama masih dalam batas wajar.
Namun penting untuk diingat bahwa terlalu banyak gula dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti meningkatkan risiko diabetes dan obesitas.
Karena itu, berbuka dengan cara yang sederhana justru bisa menjadi pilihan yang lebih sehat sekaligus lebih mendekati tuntunan Rasulullah.
Ramadhan Bukan Soal Menu Mewah
Sumber: instagram syafiqrizabasalamah_official