Ini Penyebab Speed Boat Haras Group Tenggelam di Muara Telang Banyuasin

Ini Penyebab Speed Boat Haras Group Tenggelam di Muara Telang Banyuasin

Speadbot Haras Group tenggelam di Perairan Muara Telang Banyuasin --

HARIANBANYUASIN.COM – Kecelakaan lalu lintas air yang menimpa speed boat penumpang “Haras Group” di perairan Muara Jalur 8, Desa Upang Ceria, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Kabupaten Banyuasin, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, diduga kuat disebabkan oleh gelombang atau ombak besar.

Peristiwa nahas yang terjadi di wilayah perairan Muara Telang tersebut mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Daryanti (55), warga Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang Banyuasin.

BACA JUGA:Speed Boat Tenggelam di Muara Telang Banyuasin, Begini Kondisi Penumpangnya!

BACA JUGA:Warga Plaju Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan Sawah di Meritai Rambutan, Ini Penyebabnya

Berdasarkan laporan sementara yang disampaikan Kapolsek Muara Telang kepada Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, kecelakaan bermula saat speed boat melintas di perairan yang saat itu dalam kondisi gelombang cukup tinggi.

Hantaman ombak besar diduga menyebabkan badan kapal mengalami keretakan hingga pecah.

“Penyebab laka air yang dialami oleh speed boat penumpang Haras Group diakibatkan oleh gelombang atau ombak yang besar sehingga mengakibatkan speed boat tersebut pecah dan tenggelam,” ujar Kapolres Risnan.

Selain faktor gelombang, aparat kepolisian juga masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah terdapat faktor lain yang turut memengaruhi insiden tersebut, seperti kondisi teknis kapal, kapasitas muatan, maupun cuaca saat kejadian.

Jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Desa Telang Jaya untuk proses pemakaman.

Sementara itu, proses evakuasi bangkai speed boat masih dilakukan oleh pihak terkait.

Polsek Muara Telang saat ini masih melakukan pendataan lanjutan terkait kemungkinan adanya korban lain serta menghitung total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut.

Laporan lengkap akan disampaikan setelah proses penyelidikan dan evakuasi selesai.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi air di wilayah perairan Banyuasin, agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca dan potensi gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.

Sumber: