Warga Sumsel Minta Dipulangkan dari Kamboja, Ini Respons Cepat Gubernur Herman Deru

Warga Sumsel Minta Dipulangkan dari Kamboja, Ini Respons Cepat Gubernur Herman Deru

Gubernur Sumsel, Herman Deru tanggapi terkait video yang beredar warga Sumsel di Kamboja.--

BACA JUGA:Pemkab Banyuasin Terima Penghargaan Apresiasi SIPD RI dari Bank Sumsel Babel

“Perlu diketahui bahwa Indonesia tidak memiliki kerja sama dengan Kamboja dalam hal pengiriman tenaga kerja. Hal ini penting agar masyarakat lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di sana,” ujar Herman Deru.

Lebih lanjut, berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumsel, Indra Bangsawan, sebenarnya pemerintah daerah telah mengambil langkah nyata sebelumnya.

Sebanyak 13 warga Sumsel telah berhasil dipulangkan pada 5 Februari lalu karena masa kontrak kerja mereka telah berakhir.

Terkait video terbaru yang beredar, Herman Deru mengungkapkan bahwa pihak Pemprov Sumsel telah mencoba menghubungi pengunggah video melalui pesan singkat (Direct Message) maupun sambungan telepon.

Namun hingga kini belum ada respons yang diterima.

Pemerintah Provinsi Sumsel juga tidak tinggal diam. Aparat kepolisian saat ini tengah melakukan pelacakan (tracking) guna memastikan identitas serta lokasi pasti para warga dalam video tersebut.

Langkah ini penting agar proses evakuasi, jika memang diperlukan, dapat dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai prosedur.

“Kita cari tahu dulu kebenarannya. Pihak kepolisian sudah melakukan pelacakan. Kami ingin memastikan apakah ini benar warga kita dan bagaimana kondisi riil mereka di sana agar langkah evakuasi bisa tepat sasaran,” tutup Herman Deru.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap tawaran kerja di luar negeri, terutama yang tidak melalui jalur resmi.

Pemerintah pun mengimbau agar calon pekerja migran memastikan legalitas perusahaan dan prosedur keberangkatan sebelum mengambil keputusan besar demi masa depan mereka.

 

Sumber: