Warga Sumsel Minta Dipulangkan dari Kamboja, Ini Respons Cepat Gubernur Herman Deru
Gubernur Sumsel, Herman Deru tanggapi terkait video yang beredar warga Sumsel di Kamboja.--
HARIANBANYUASIN.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bergerak cepat menanggapi video viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah warga asal Sumsel diduga terlantar di Kamboja akibat penipuan lowongan kerja.
Dalam video tersebut, para warga menyampaikan permohonan langsung kepada Gubernur Sumsel agar dibantu proses pemulangan mereka ke Indonesia.
Menanggapi hal ini, Gubernur Sumsel, Herman Deru, angkat bicara dan menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi intensif untuk memverifikasi kebenaran informasi yang beredar.
BACA JUGA:Terekam CCTV, Maling Pakai Pajero Gasak 4 Ban Xpander
BACA JUGA:Empat ASN Banyuasin Dipecat Gegara Bolos Kerja, Ini Peringatan Serius bagi ASN
Ia menyebut, pemerintah daerah tidak ingin berspekulasi dan memilih memastikan fakta di lapangan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Informasi terkini menyebutkan bahwa para warga tersebut kini berada di penampungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja.
Keberadaan mereka di bawah pengawasan KBRI menjadi kabar yang sedikit melegakan, karena berarti mereka telah berada dalam perlindungan otoritas resmi Indonesia di luar negeri.
BACA JUGA:Siswi SDN 35 Banyuasin III Diduga Tidak Terima MBG, Orang Tua Soroti Sikap Oknum Guru
BACA JUGA:Sejumlah OPD di Banyuasin Direncanakan Dirampingkan Mulai 2027, Sejumlah Pejabat Terancam Nonjob
Dalam keterangannya, Herman Deru menegaskan poin penting terkait prosedur ketenagakerjaan internasional.
Ia menekankan bahwa secara resmi Indonesia tidak memiliki kerja sama pengiriman tenaga kerja dengan Kamboja.
Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di negara tersebut.
BACA JUGA:Disdikbud dan Inspektorat Banyuasin Batalkan Surat Pinjam Pakai Jalan di SDN 1 Rantau Bayur
Sumber: