Puting Beliung Terjang Muara Sugihan Banyuasin, 63 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Muara Sugihan Banyuasin, 63 Rumah Warga Rusak

Rumah hancur disapu angin kencang --

HARIANBANYUASIN.COM  – Bencana angin puting beliung menerjang Desa Margomulyo Jalur 16, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin pada Rabu sore (4/3/2026).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, menjelang waktu berbuka puasa, menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

Berdasarkan data sementara di lapangan, tercatat sebanyak 63 unit rumah warga terdampak dengan rincian dua rumah mengalami kerusakan berat dan 61 rumah rusak ringan.

Selain itu, satu bangunan fasilitas umum berupa gedung TPA di Kadus 1 juga turut rusak akibat terjangan angin kencang.

Kapolsek Muara Padang, M. Firmansyah, menjelaskan hujan deras yang disertai angin kencang menjadi pemicu utama terjadinya bencana tersebut.

“Berdasarkan pendataan sementara, terdapat 63 rumah warga mengalami kerusakan. Dua rumah rusak berat dan 61 rumah rusak ringan, serta satu gedung TPA juga terdampak,” jelasnya dalam laporan kepada Kapolres Banyuasin, Jumat (6/3/2026).

Meski menimbulkan kerusakan cukup banyak, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian materi akibat bencana ini diperkirakan mencapai sekitar Rp68 juta.

Salah seorang warga, Hanafi (30), mengatakan sebelum kejadian wilayah desa mereka diguyur hujan deras disertai petir dan angin kencang. Hujan tersebut merupakan hujan pertama setelah hampir satu bulan wilayah tersebut tidak diguyur hujan.

“Waktu hujan deras tiba-tiba datang angin kencang dari arah barat ke timur yang langsung menyapu rumah-rumah warga. Kata orang-orang tua di sini, ini angin paling kencang yang pernah terjadi,” ungkap Hanafi.

Menurutnya, angin kencang tersebut tidak hanya merusak rumah warga tetapi juga menumbangkan sejumlah pepohonan seperti pohon petai, karet hingga pisang. Sebagian besar rumah mengalami kerusakan pada bagian atap yang tersapu angin hingga berterbangan.

Bahkan satu rumah dilaporkan roboh akibat terjangan angin. Dua orang pemilik rumah yang berada di dalam sempat tertimpa bangunan hingga pingsan.

“Alhamdulillah tadi sudah sadar orangnya,” kata Hanafi.

Warga lainnya, Jumeri (65), mengatakan angin kencang tersebut berlangsung sekitar 15 menit. Namun dalam waktu singkat itu kerusakan yang ditimbulkan cukup besar.

“Di rumah depan dan dapur atapnya rusak. Secara umum kerusakannya hampir 50 persen,” ujarnya.

Sumber: