Sebelum Beli Motor Listrik Bersubsidi, Perhatikan 7 Hal Penting Ini

Rabu 19-08-2026,18:00 WIB
Reporter : Yanti
Editor : Yanti

Sebelum membeli, tanyakan ketersediaan komponen seperti kampas rem, ban, charger, controller, lampu, throttle, hingga komponen kelistrikan.

Untuk baterai, tanyakan pula apakah tersedia unit pengganti dan berapa lama estimasi pengadaannya.

Ketersediaan suku cadang juga penting ketika model sudah tidak diproduksi.

SELIS, misalnya, menyatakan tetap menjamin ketersediaan suku cadang yang memengaruhi fungsi unit tertentu meskipun produknya sudah discontinued, sesuai ketentuan yang mereka tetapkan.

6. Bandingkan Total Biaya Kepemilikan

Harga setelah subsidi bukan satu-satunya biaya yang harus dihitung.

Buat perbandingan antara harga motor, biaya listrik, biaya servis, biaya langganan baterai jika ada, serta kemungkinan penggantian baterai.

Skema sewa baterai bisa membuat harga awal kendaraan lebih rendah dan mengurangi kekhawatiran terhadap biaya penggantian baterai.

Namun, konsumen harus memperhitungkan biaya bulanan dalam jangka panjang.

Sebaliknya, model dengan baterai milik sendiri bisa terasa lebih mahal di awal, tetapi tidak memiliki biaya sewa bulanan.

Pilihan terbaik bergantung pada pola penggunaan dan kemampuan finansial masing-masing.

7. Pilih Motor Sesuai Jarak Tempuh Harian

Jangan membeli motor listrik hanya karena memiliki kapasitas baterai besar. Perhatikan kebutuhan sebenarnya.

Jika penggunaan sehari-hari hanya untuk pergi bekerja, mengantar anak, atau berbelanja dalam jarak pendek, model dengan jarak tempuh sedang mungkin sudah cukup.

Sebaliknya, pengguna dengan mobilitas tinggi sebaiknya memilih model dengan daya jelajah lebih jauh agar tidak terlalu sering mengisi baterai.

Perlu diingat, jarak tempuh yang tercantum dalam brosur dapat berbeda dengan kondisi nyata.

Kategori :