BACA JUGA:Mana yang Lebih Baik untuk Diet dan Kesehatan, Telur Bebek atau Telur Ayam Kampung?
Jika asupan air tidak cukup untuk menggantikan cairan yang hilang, dehidrasi dapat terjadi.
Kondisi ini bisa ditandai dengan rasa haus, mulut kering, tubuh lemas, urine berwarna lebih gelap, sakit kepala, hingga pusing.
2. Tekanan Darah Bisa Menurun
Saat tubuh kepanasan, pembuluh darah di kulit melebar agar panas lebih mudah dilepaskan.
Pada kondisi tertentu, pelebaran pembuluh darah ditambah kehilangan cairan akibat keringat dapat menyebabkan tekanan darah turun.
Akibatnya, seseorang bisa merasa berkunang-kunang, terutama ketika tiba-tiba berdiri dari posisi duduk atau berbaring.
3. Kehilangan Elektrolit
Keringat tidak hanya mengandung air, tetapi juga elektrolit seperti natrium.
Jika seseorang berkeringat sangat banyak dalam waktu lama dan hanya mengganti cairan tanpa memperhatikan kondisi tubuh, keseimbangan elektrolit dapat terganggu.
Hal ini dapat menyebabkan tubuh terasa lemah dan tidak nyaman.
4. Tubuh Mengalami Kelelahan Panas
Paparan panas berkepanjangan, terutama ketika melakukan aktivitas fisik, dapat menyebabkan heat exhaustion atau kelelahan akibat panas.
Gejalanya dapat berupa:
* Pusing atau sakit kepala