Berbuka Harus yang Manis Adalah Sunnah? Simak Penjelasannya

Senin 02-03-2026,14:08 WIB
Reporter : Dee
Editor : Fidiani

Kesederhanaan Rasulullah saat berbuka mengajarkan bahwa nilai ibadah tidak ditentukan oleh banyaknya makanan, tetapi oleh ketulusan dalam mengikuti tuntunan.

Ikuti Dalil, Bukan Sekadar Tradisi

Tidak semua kebiasaan yang populer memiliki dasar dalam agama.

Karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk belajar membedakan antara tradisi dan sunnah.

Mengikuti dalil membuat ibadah menjadi lebih terarah dan bernilai.

Ramadhan adalah kesempatan terbaik untuk memperbaiki cara beribadah, termasuk dalam hal yang sederhana seperti berbuka puasa.

Tidak perlu menunggu minuman manis atau makanan tertentu agar merasa berbuka dengan sempurna.

Kadang-kadang, seteguk air putih saja sudah cukup untuk mendapatkan pahala sunnah.

Menjadikan Ramadhan Lebih Bermakna

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang memperbaiki diri.

Dengan memahami sunnah berbuka yang benar, kita bisa menjalani puasa dengan lebih tenang dan penuh kesadaran.

Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum untuk lebih semangat mengikuti tuntunan Rasulullah.

Berbuka sederhana tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menenangkan hati.

Karena sejatinya, keberkahan bukan terletak pada manisnya minuman, melainkan pada ketaatan dalam menjalankan sunnah.

Kategori :