Berbuka Harus yang Manis Adalah Sunnah? Simak Penjelasannya

Senin 02-03-2026,14:08 WIB
Reporter : Dee
Editor : Fidiani

HARIANBANYUASIN.COM - Setiap datang bulan suci Ramadhan, kita sering mendengar nasihat yang sangat populer: “Berbukalah dengan yang manis.”

Kalimat ini bahkan sudah seperti aturan tidak tertulis di banyak keluarga Muslim.

Tidak sedikit orang merasa berbuka belum sempurna kalau belum minum teh manis, sirup, atau menikmati kolak.

BACA JUGA:Apakah Marah Membatalkan Puasa? Simak Penjelasannya

BACA JUGA:Sudah Puasa Sebulan Penuh, Tapi Dosa Tak Diampuni? Ini Kesalahan yang Sering Tak Disadari!

Namun tahukah Anda?

Ungkapan “berbukalah dengan yang manis” ternyata bukanlah hadits Nabi.

Kalimat tersebut lebih dikenal sebagai slogan lama yang kemudian dipercaya sebagai ajaran agama, padahal tidak ada dalil yang secara khusus menyebutkan bahwa berbuka harus dengan makanan manis.

BACA JUGA:Lanjut Sahur Setelah Adzan Karena Takut Makanan Mubadzir? Ini Penjelasan Tegas Hukumnya dalam Islam!

BACA JUGA:Walau Hanya Seteguk Air! Jangan Tinggalkan Sahur, Karena di Dalamnya Ada Keberkahan Besar

Yang ada dalam tuntunan Rasulullah justru jauh lebih sederhana dan penuh makna.

Tuntunan Rasulullah Saat Berbuka

Dalam sebuah riwayat dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa kebiasaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berbuka sangatlah sederhana.

BACA JUGA:Hati-Hati! Modus Tagihan Puluhan Juta dari Shopee, Korban Sudah Banyak!

BACA JUGA:Ramadhan 2026 Tinggal Hitungan Minggu? Ini Perkiraan Awal Puasa Menurut Kalender Hijriah

Kategori :