Sementara itu, strawberry putih memiliki kadar antosianin yang sangat rendah atau hampir tidak ada.
Itulah sebabnya daging buahnya tetap berwarna putih meski sudah matang.
Uniknya, biji di permukaannya justru tampak merah menyala, menciptakan kontras yang menarik dan estetik.
2. Rasa yang Berbeda
Banyak orang mengira strawberry putih rasanya lebih asam karena warnanya pucat.
Padahal, justru sebaliknya. Strawberry putih umumnya memiliki rasa yang lebih manis dengan aroma yang lembut, bahkan beberapa orang menyebut ada sentuhan rasa seperti nanas.
Salah satu varietas strawberry putih yang cukup populer adalah Pineberry.
Nama ini berasal dari gabungan kata “pineapple” dan “strawberry” karena aromanya yang sedikit menyerupai nanas.
Sebaliknya, strawberry merah memiliki rasa manis-asam yang lebih seimbang.
Tingkat keasamannya cenderung lebih terasa, terutama jika buah belum terlalu matang.
3. Kandungan Nutrisi
Secara umum, baik strawberry putih maupun merah tetap termasuk buah yang kaya vitamin C, serat, dan antioksidan.
Namun, karena strawberry merah mengandung lebih banyak antosianin, maka kandungan antioksidannya sedikit lebih tinggi dibandingkan strawberry putih.
Meski begitu, strawberry putih tetap bermanfaat untuk kesehatan, seperti membantu menjaga daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, serta membantu menangkal radikal bebas.
4. Harga dan Ketersediaan
Strawberry merah jauh lebih mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket.