Orangutan Sumatera hanya dapat ditemukan di Pulau Sumatera dan kondisinya sangat mengkhawatirkan.
Di Kalimantan, banyak orangutan yang diburu atau kehilangan habitatnya akibat ekspansi perkebunan kelapa sawit.
5. Badak Jawa (Rhinoceros Sondaicus)
Badak Jawa, atau Badak Bercula Satu, kini hanya tersisa di Taman Nasional Ujung Kulon, Indonesia, dan dalam jumlah sangat kecil di Vietnam.
Populasi badak ini diperkirakan tidak lebih dari 60 ekor di Indonesia.
Badak Jawa termasuk dalam daftar spesies dengan status kritis (Critically Endangered) oleh IUCN, menekankan betapa mendesaknya upaya konservasi untuk mencegah kepunahan total.
6. Badak Sumatera (Dicerorhinus Sumatrensis)
Badak Sumatera, jenis badak terkecil dan satu-satunya badak berambut di dunia, juga menghadapi ancaman kepunahan yang serius.
Habitatnya di Sumatera terus menyusut akibat deforestasi.
Dahulu, Badak Sumatera dapat ditemukan di beberapa negara Asia, namun kini mereka hanya bertahan di Indonesia.
Konservasi dilakukan di Taman Nasional Kerinci Seblat dan Taman Nasional Way Kambas, dengan upaya penyelamatan semi in-situ melalui Suaka Badak Sumatera (Sumatran Rhino Sanctuary).
Untuk menyelamatkan hewan-hewan langka ini dari ambang kepunahan, diperlukan kesadaran dan aksi nyata dari setiap individu.
Konservasi bukan hanya tugas pemerintah atau organisasi tertentu, tetapi tanggung jawab kita semua.
Dengan menjaga habitat mereka, mengurangi perburuan liar, dan mendukung program-program pelestarian, kita dapat memastikan bahwa keanekaragaman hayati Indonesia tetap lestari untuk generasi mendatang.
Mari kita jaga dan lestarikan kekayaan fauna Indonesia, sebelum terlambat.
Setiap tindakan kecil kita dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan hidup hewan-hewan langka ini.*