Korupsi Merajalela, Bagaimana Sanksi dalam Islam
Sariyani (Aktivis Dakwah)--doc.istimewa
HARIANBANYUASIN.COM - Kasus korupsi terbaru di wilayah Sumatra Selatan yang diberitakan oleh Sriwijaya Post.com adalah Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Muara Enim, Edison.
Beliau terjaring OTT oleh KPK pada Senin, 8 Juni 2026, terkait dugaan penerimaan suap dari pihak swasta.
Usai penangkapan, penyidik KPK melakukan penggeledahan dan penyegelan ruang kerja Bupati serta kantor Dinas Pendidikan di Muara Enim, pada Selasa pagi (9/6/2026).
BACA JUGA:Betulkah Pajak Bisa Mensejahterakan Rakyat?
BACA JUGA:Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?
Akar Masalah
Korupsi, adalah suatu penyakit kronis yg menggerogoti Negara.
Korupsi merupakan penyakit kronis yg setiap hari mengikis hak-hak yang diterima masyarakat.
Setelah dianalis penyebabnya adalah karena penerapan sistem kapitalis dan lemahnya penegakkan hukum yang berlaku.
BACA JUGA:Sosok Ayah Berubah Menjadi Predator
BACA JUGA:BoP Hanya Alat Penjajahan AS, Indonesia Harus Hengkang
Sejatinya seorang pejabat negara adalah orang yang diberikan amanah oleh Allah Swt untuk mengurus rakyatnya dengan benar.
Rakyat bukanlah beban tapi rakyat adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah.
Dalam sistem kapitalis para pejabat sibuk memperkaya untuk kemakmuran keluarganya sementara rakyat hanya bisa menelan pil pahit yang mematikan dengan pemberlakuan berbagai macam pajak.
Sumber: