Kejari Bantah Isu OTT, Tegaskan Hanya Klarifikasi

Kejari Bantah Isu OTT, Tegaskan Hanya Klarifikasi

Suasana tegang di ruang Sekretaris Disdikbud Banyuasin--Amin Mukri

HARIANBANYUASIN.COM - Kejaksaan Negeri Banyuasin mengklarifikasi isu dugaan operasi tangkap tangan yang ramai diberitakan.

Melalui Kasi Intel Jefri Leo, institusi menegaskan tidak ada agenda OTT dalam peristiwa tersebut.

Menurut Jefri, peristiwa itu merupakan upaya klarifikasi.

BACA JUGA:Pemkab Banyuasin Kembali Gelar Safari Ramadhan, Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

BACA JUGA:Jelang Arus Mudik 2026, Bupati Askolani Desak Perbaikan Jalan Nasional Palembang–Betung

Klarifikasi berkaitan persoalan pribadi yang melibatkan anggota Pidsus berinisial RJ.

Dia menjelaskan, RJ mendampingi ibunya yang disebut mendapat tekanan oknum LSM berinisial IS.

Permasalahan disebut berkaitan dugaan konfirmasi anggaran honor guru.

BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Hadiri Safari Ramadhan Pemkab Banyuasin di Makarti Jaya

BACA JUGA:Begini Cara Menangkan Undian Tabungan Pesirah, Toyota Rush Sudah Menanti!

"Kami tegaskan tidak ada OTT hari itu," ujar Jefri Leo, di Ruang Kasi Intel Kejari Banyuasin, Rabu, 26 Februari 2026.

Jefri menyebut tidak ada laporan resmi yang mendasari OTT.

Menurutnya, operasi semacam itu harus terencana dan terdokumentasi.

BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Pangkalan Balai Siapkan Toyota Rush untuk Nasabah Setia

Sumber: