Fenomena Blue Moon yang Terjadi di Bulan Mei 2026, Apa Itu dan Mengapa Langka?
Fenomena Blue Moon--Youtube Berlogikeren
HARIANBANYUASIN.COM - Langit malam pada Mei 2026 akan menghadirkan salah satu fenomena astronomi yang cukup langka dan menarik perhatian banyak orang, yaitu Blue Moon.
Fenomena ini diprediksi terjadi pada 31 Mei 2026 dan menjadi momen spesial bagi para pecinta astronomi maupun masyarakat umum yang gemar menikmati keindahan langit malam.
Meski memiliki nama “Blue Moon” atau “Bulan Biru”, fenomena ini bukan berarti bulan benar-benar berubah warna menjadi biru.
BACA JUGA:Langit Cerah Berkepanjangan, Waspada IOD: Fenomena Tersembunyi di Balik Kemarau Ekstrem
BACA JUGA:Rambut Tiba-Tiba Berdiri Saat di Luar? Waspada, Itu Bisa Jadi Tanda Petir Akan Menyambar!
Istilah tersebut hanyalah sebutan dalam dunia astronomi untuk bulan purnama kedua yang muncul dalam satu bulan kalender.
Pada Mei 2026, bulan purnama pertama terjadi pada awal bulan, tepatnya 1 Mei 2026 yang dikenal sebagai Flower Moon, sedangkan purnama kedua akan muncul pada 31 Mei 2026 dan disebut sebagai Blue Moon.
Fenomena Blue Moon tergolong cukup jarang terjadi. Umumnya, satu bulan kalender hanya memiliki satu kali fase bulan purnama.
BACA JUGA:Mengapa Kita Sering Menunda Pekerjaan (Prokrastinasi)?
BACA JUGA:Apa Itu Literasi Digital dan Mengapa Penting di Era Sekarang
Namun karena siklus bulan berlangsung sekitar 29,5 hari, sesekali terjadi dua kali purnama dalam satu bulan yang sama.
Peristiwa inilah yang kemudian dikenal dengan istilah Blue Moon dan biasanya hanya muncul setiap dua hingga tiga tahun sekali.
Menariknya lagi, Blue Moon Mei 2026 juga disebut sebagai Micromoon.
BACA JUGA:Unik dan Berbeda! Begini Cara Kaktus Melakukan Fotosintesis di Lingkungan Kering
Sumber: