Mirip Rambutan Tapi Jauh Lebih Manis! Buah Kalasan Ini Mulai Langka
Buah Kalasan--Youtube Tanaman Premium
Popularitas pulasan memang tidak sebesar rambutan.
Musim panennya yang lebih singkat serta pohonnya yang tidak banyak dibudidayakan membuat buah ini semakin sulit ditemukan di pasaran.
Saat musimnya tiba, pulasan biasanya hanya dijual di pasar tradisional atau oleh pedagang lokal dengan jumlah terbatas.
Padahal, pulasan merupakan kekayaan buah tropis asli Indonesia yang patut dilestarikan.
Dengan pengembangan budidaya dan promosi yang tepat, buah ini berpotensi kembali dikenal luas, bahkan menjadi komoditas unggulan.
Potensi Pulasan di Masa Depan
Di tengah tren masyarakat yang mulai kembali menyukai pangan lokal dan alami, pulasan memiliki peluang besar untuk bangkit.
Rasa manisnya yang khas, tampilan unik, serta nilai gizi yang baik menjadikannya layak diperkenalkan kembali, terutama kepada generasi muda.
Buah kalasan atau pulasan bukan sekadar “mirip rambutan”, melainkan buah lokal istimewa yang menyimpan rasa, manfaat, dan cerita.
Jika suatu hari Anda menemukannya di pasar, jangan ragu untuk mencicipinya—karena bisa jadi, itu adalah rasa langka yang sulit ditemui kembali.
Sumber: