Dunia Berebut Sukun! Buah Sederhana dari Indonesia Ini Disebut Penyelamat Krisis Pangan Global
Sukun kini mulai mendapat perhatian dunia sebagai salah satu climate resilient crops atau tanaman yang tahan terhadap perubahan iklim.--
HARIANBANYUASIN.COM - Sukun kini mulai mendapat perhatian dunia sebagai salah satu climate resilient crops atau tanaman yang tahan terhadap perubahan iklim.
Tanaman ini bahkan digadang-gadang dapat membantu mencegah krisis pangan global di masa depan.
Sejumlah negara mulai berburu bibit sukun, termasuk beberapa wilayah di Amerika Serikat dan negara-negara Kepulauan Pasifik yang menghadapi ancaman perubahan iklim dan keterbatasan sumber pangan.
BACA JUGA:Mengenal Lycoris Radiata, Bunga Badai yang Indah Namun Beracun
BACA JUGA:Sarang Semut Papua, Tanaman Unik dengan Ekosistem Mini yang Menakjubkan
Di Indonesia sendiri, sukun sering kali dipandang sebagai makanan sederhana.
Buah ini biasanya diolah menjadi camilan goreng yang mudah ditemukan di pinggir jalan atau pasar tradisional.
Namun, di luar negeri, sukun justru memiliki reputasi yang jauh lebih tinggi.
BACA JUGA:Myrmecophyton Arfakianum, Tanaman Epifit Langka dengan Bunga Biru Unik dari Pegunungan Arfak
BACA JUGA:Mirip Rambutan Tapi Jauh Lebih Manis! Buah Kalasan Ini Mulai Langka
Para peneliti dan pakar pangan internasional menganggap sukun sebagai salah satu bahan makanan masa depan yang memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan dunia.
Sukun memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya sangat bernilai.
Dari sisi nutrisi, buah ini kaya akan karbohidrat kompleks yang dapat menjadi sumber energi utama.
BACA JUGA:Bukan Pepaya! Ini Mangga Mahathir yang Beratnya Bisa Sampai 3 Kg
Sumber: