Jalan Rusak Menelan Korban Jiwa, Pemuda Banyuasin Gelar Aksi Tabur Bunga

Jalan Rusak Menelan Korban Jiwa, Pemuda Banyuasin Gelar Aksi Tabur Bunga

Jalan Rusak Menelan Korban Jiwa, Pemuda Banyuasin Gelar Aksi Tabur Bunga --

HARIANBANYUASIN.COM – Sejumlah pemuda di Kabupaten Banyuasin melakukan aksi tabur bunga di ruas Jalan Lintas Timur Palembang – Betung, Senin (24/9). 

Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan sekaligus protes atas banyaknya korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas yang dipicu kondisi jalan bergelombang dan rusak parah.

Dalam aksinya, para pemuda menyebarkan bunga di badan jalan sembari membentangkan poster dan mayat jenazah simbol protes. Mereka menilai kerusakan jalan telah terlalu lama dibiarkan hingga menelan korban, sehingga butuh penanganan cepat dari pemerintah pusat.

BACA JUGA:Banyuasin Kokoh Jadi Lumbung Pangan Nasional, Produksi Padi Capai 1,16 Juta Ton

“Kami berharap Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui Kementerian Pekerjaan Umum segera memperbaiki jalan lintas timur ini. Jangan tunggu korban bertambah banyak,” ujar salah satu perwakilan pemuda.

Sebelumnya, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH bersama Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan, Ir. M. Affandi, S.T., M.Sc, IPU ASEAN, Eng, telah melakukan audiensi ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia di Jakarta. 

Audiensi itu diterima langsung oleh Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I, Dr. Ir. Nyoman Suaryana, M.Sc, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan, Panji Krisna Wardana, S.T., M.T, serta Kasubid Jembatan, Gatot Sukmara, S.T., M.T.

BACA JUGA:CKG Hadir di 33 Puskesmas, Banyuasin Mantapkan Komitmen Kesehatan untuk Semua

Dari pertemuan tersebut, Kementerian PU RI berjanji akan segera memperbaiki kondisi jalan lintas Palembang – Betung sepanjang 13 kilometer mulai awal November 2025. 

Selain itu, pembangunan jalan tol di wilayah Banyuasin ditargetkan rampung pada Februari 2026, serta penyelesaian Jembatan Rantau Bayur ditargetkan tuntas pada tahun yang sama.

Namun janji itu belum sepenuhnya menenangkan masyarakat. Warga menilai perbaikan perlu segera dilakukan karena kerusakan jalan masih sangat parah sementara arus kendaraan, terutama truk dan bus antar kota, tetap padat setiap harinya.

BACA JUGA:Banyuasin Kembali Tunjukkan Taji dalam Perangi Penyakit ATM, Sekda: Remaja Harus Waspada Konten Negatif!

“Kami butuh langkah cepat, bukan sekadar janji. Setiap hari ada saja kecelakaan, dan nyawa yang melayang tidak bisa kembali,” tegas seorang pemuda peserta aksi.

Aksi tabur bunga ini diharapkan menjadi pengingat bagi pemerintah agar percepatan perbaikan benar-benar direalisasikan, demi keselamatan pengguna jalan di jalur vital Sumatera Selatan tersebut.

Sumber: