Apakah Bawang Hitam Efektif Mengontrol Gula Darah? Ini Penjelasannya
Selain baik untuk jantung dan daya tahan tubuh, bawang hitam juga disebut berpotensi membantu mengontrol kadar gula darah.--
BACA JUGA:7 Buah Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Jantung Secara Alami
Dengan membantu menekan stres oksidatif, bawang hitam berpotensi meningkatkan sensitivitas insulin.
Artinya, sel-sel tubuh menjadi lebih responsif terhadap insulin sehingga glukosa dapat lebih efektif masuk ke dalam sel untuk diubah menjadi energi.
Kondisi ini dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Selain itu, senyawa aktif dalam bawang hitam juga diduga membantu memperbaiki fungsi pankreas, organ yang bertanggung jawab memproduksi insulin.
Meski masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia, temuan awal menunjukkan adanya potensi positif dalam mendukung pengelolaan gula darah.
Menariknya, bawang hitam memiliki rasa yang lebih manis dan lembut dibandingkan bawang putih mentah.
Rasanya cenderung seperti karamel dengan tekstur kenyal, sehingga lebih mudah dikonsumsi langsung.
Umumnya, konsumsi 1–3 siung per hari sudah dianggap cukup sebagai pelengkap pola makan sehat.
Namun demikian, penting untuk dipahami bahwa bawang hitam bukanlah pengganti obat diabetes.
Bagi penderita diabetes, konsumsi bawang hitam tetap perlu dikonsultasikan dengan tenaga medis agar tidak mengganggu terapi atau obat yang sedang dijalani.
Setiap individu memiliki kondisi kesehatan yang berbeda, sehingga penanganannya pun perlu disesuaikan.
Secara keseluruhan, bawang hitam dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.
Dikombinasikan dengan pola makan seimbang, olahraga teratur, serta pengawasan medis yang tepat, manfaatnya bisa dirasakan secara optimal dalam jangka panjang.
Sumber: