Pengurus PNSB Deklarasikan Pernyataan Sikap di Hadapan Pj Gubernur Sumsel, Ini Isinya

Pengurus PNSB Deklarasikan Pernyataan Sikap di Hadapan Pj Gubernur Sumsel, Ini Isinya

Pengurus PNSB menyerahkan pernyataan sikap kepada Pj Gubernur Sumsel sebagai bentuk dukungan terlaksananya Pemilu damai di Sumatera Selatan, Senin 5 Februari 2024.--

BACA JUGA:MA Tolak Gugatan Permendagri 134/2022, Ini Tanggapan Perwakilan Masyarakat Tegal Binangun

"Saya memberikan apresiasi kegiatan ini sudah cukup bagus yang di Ketua oleh Pak Syahrial Oesman, artinya seluruh masyarakat sudah menyatakan ini," ucap Fatoni.

Fatoni mengatakan PNSB ini merupakan paguyuban yang berisi organisasi-organisasi seluruh suku yang ada di Indonesia yang berdomisili di Sumsel.

"Jadi ini adalah perwakilan masyarakat nusantara yang ada di Sumsel," ucapnya.

Menurutnya, gerakan ini bukanlah gerakan elit melainkan komitmen dan cita-cita bersama agar Pemilu dapat berlangsung damai.

"Jadi ini bukan gerakan elit tapi gerakan yang mewakili suku dan adat yang ada di Sumsel. Pernyataan sikap ini merupakan komitmen dan cita-cita serta tekad bersama agar Pilpres itu bisa dilaksanakan dengan damai dan sukses dan ini menjadi kewajiban kita bersama," ungkap Fatoni.

Fatoni juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga hidup guyub, rukun, aman dan damai.

Sehingga dapat mempertahankan predikat zero konflik di Sumsel. Menurutnya, Sumsel merupakan rumah bersama maka untuk menjaganya juga diperlukan kerjasama oleh seluruh pihak.

"Kita semua tinggal di Sumsel dan ini harus kita jaga dan pelihara. Apapun sukunya kita tinggal di Sumsel dan ini rumah kita bersama maka kita jaga bersama-bersama," ajaknya. 

"Sumsel ini besar, Sumsel ini induk dari Sumbagsel, Sumsel juga menjadi pusat Kerajaan Sriwijaya artinya dari sisi sejarah Sumsel itu sudah hebat dan ini kita pertahankan," jelas Fatoni.

Kemudian, Fatoni mengajak mereka yang tergabung organisasi PNSB agar merawat adat dan budayanya masing-masing namun tetap membangun citra Sumsel yang sudah bagus. 

Dia juga meminta PNSB untuk terus mendukung pemerintah dalam membangun Sumsel yang lebih maju.

Salah satunya adalah mendukung program Gerakan Pengendalian Inflasi se-Sumatera Selatan (GPISS) dan Gerakan Pasar Murah Serentak Se-Sumsel (GPMSS). 

Gerakan ini sudah dilakukan oleh Pemprov Sumsel bersama Kabupaten/Kota secara serentak di 17 Kabupaten/Kota.

"Paguyuban juga boleh mengelar pasar murah, bayangkan ini ada kurang lebih 60 paguyuban jika itu dilakukan sekali pasar murah maka akan ada 60 kali pasar murah. Gerakan-gerakan ini yang harus kita lalukan," tukas Fatoni.***

Sumber: