Bukan Beruang Kutub! Inilah Hewan Paling Tahan Dingin di Bumi
Kemampuan menebalkan bulu hingga 140% secara dinamis menjadikan Rubah Arktik satu-satunya mamalia yang diketahui tidak menggigil hingga suhu mencapai -70°C.--
HARIANBANYUASIN.COM - Saat sebagian besar manusia sudah mulai menggigil hebat di suhu 15°C tanpa jaket, Rubah Arktik (Vulpes lagopus) bahkan belum “menyadari” adanya dingin.
Bagi mamalia kecil ini, suhu tersebut masih tergolong nyaman.
Batas toleransi dinginnya benar-benar melampaui nalar biologi umum.
BACA JUGA:Kingfisher: Pemburu Presisi dengan Insting Fisika Alami
BACA JUGA:Mengenal Lady Amherst Pheasant, Burung Cantik Asli Hutan China dan Myanmar
Para ilmuwan mencatat bahwa Rubah Arktik baru mulai menggigil untuk menghasilkan panas tambahan ketika suhu lingkungan turun hingga sekitar -70°C (-94°F), sebuah angka ekstrem yang mematikan bagi hampir semua mamalia lain di Bumi.
Rahasia ketahanan luar biasa ini terletak pada apa yang bisa disebut sebagai “jaket biologis” paling sempurna di dunia.
Rubah Arktik memegang rekor sebagai mamalia darat dengan isolasi bulu terbaik yang pernah diukur.
BACA JUGA:Kupu-Kupu Kecil Ini Lakukan Migrasi Terpanjang di Dunia, Caranya Bikin Merinding
BACA JUGA:Mengenal Kallima inachus, Kupu-Kupu dengan Sayap Tercantik dan Kamuflase Ekstrem
Menjelang musim dingin, ketebalan bulu mereka meningkat hingga 140%.
Peningkatan ini bukan sekadar penambahan rambut, melainkan rekayasa biologis yang menciptakan lapisan udara statis dalam jumlah besar.
Udara yang terperangkap di antara bulu-bulu halus tersebut bertindak sebagai isolator panas yang sangat efisien, mencegah panas tubuh keluar meskipun suhu lingkungan sangat rendah.
BACA JUGA:Yaeyama Blenny: Satpam Kecil Penjaga Terumbu Karang
Sumber: