Prahdiska Bagas Akui Tak Mampu Keluar dari Tekanan Lawan, Ini Evaluasinya

Prahdiska Bagas Akui Tak Mampu Keluar dari Tekanan Lawan, Ini Evaluasinya

Podium juara Ruichang China Masters 2026.--Foto PBSI

HARIANBANYUASIN.COM - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Prahdiska Bagas Shujiwo, mengungkapkan rasa syukur meski harus menerima hasil yang belum sesuai harapan dalam laga yang dijalaninya.

Dalam pernyataannya usai pertandingan, Bagas mengakui bahwa dirinya kesulitan keluar dari tekanan lawan sejak awal hingga akhir pertandingan.

“Alhamdulillah bersyukur dengan hasil ini. Di game pertama saya tidak bisa keluar dari tekanan lawan. Lawan hari ini bermain sangat bagus dan berani,” ujar Bagas. Ia menilai lawannya tampil sangat percaya diri dengan permainan yang rapi serta mampu mengontrol jalannya pertandingan.

Pada gim pertama, Bagas tampak kesulitan mengembangkan permainan.

Serangan demi serangan dari lawan membuatnya lebih banyak bertahan.

Situasi tersebut membuatnya tidak bisa menemukan ritme terbaiknya.

Memasuki gim kedua, Bagas mencoba bangkit dengan mengikuti tempo permainan lawan, namun usaha tersebut belum membuahkan hasil maksimal.

“Game kedua saya sudah mencoba mengikuti tempo lawan, tetapi tetap tidak bisa keluar dari tekanan. Banyak bola buangan saya yang tanggung dan lawan bisa memanfaatkan itu,” jelasnya.

Kesalahan-kesalahan kecil yang terjadi justru menjadi celah bagi lawan untuk terus menekan dan mengumpulkan poin.

Bagas juga menegaskan bahwa tidak ada kendala berarti dari segi kondisi fisik maupun faktor lainnya.

Ia lebih menyoroti aspek permainan yang belum optimal, terutama dalam menghadapi tekanan dan kecepatan permainan lawan.

“Untuk kendala tidak ada, hanya saja saya tidak bisa keluar dari tekanan lawan. Lawan lebih berani menyerang dan mempercepat tempo permainan,” tambahnya.

Menurut Bagas, kepercayaan diri lawan menjadi salah satu faktor pembeda dalam pertandingan tersebut.

Lawannya mampu tampil konsisten dan minim kesalahan, sehingga membuat dirinya kesulitan untuk mengambil alih kendali permainan.

Sumber: