1. Jaga Kelembapan Kulit
Langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah menjaga kulit tetap lembap.
Kulit yang terhidrasi terasa lebih lentur dan nyaman, terutama pada area yang mudah kering.
Gunakan pelembap secara rutin setelah mandi. Produk dengan kandungan seperti shea butter, ceramide, glycerin, atau hyaluronic acid dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit.
Perlu dipahami bahwa pelembap tidak secara langsung menghapus stretch mark.
Fungsinya lebih kepada menjaga kondisi kulit agar tetap sehat dan mengurangi tampilan kulit kering yang dapat membuat garis terlihat semakin jelas.
2. Gunakan Minyak atau Bahan Pelembap Alami
Beberapa orang menggunakan minyak kelapa, minyak almond, atau aloe vera untuk merawat kulit dengan stretch mark.
Bahan-bahan tersebut terutama berfungsi sebagai pelembap dan dapat membuat permukaan kulit terasa lebih lembut.
Penggunaannya cukup dengan mengoleskan tipis pada area yang mengalami stretch mark dan memijatnya secara perlahan.
Namun, jangan menganggap bahan alami sebagai penghapus stretch mark.
Bukti bahwa minyak tertentu mampu menghilangkan stretch mark secara permanen masih terbatas.
Selain itu, lakukan uji pada area kulit kecil terlebih dahulu untuk melihat kemungkinan iritasi.
3. Perhatikan Asupan Nutrisi
Perawatan dari luar sebaiknya juga diimbangi dengan pola makan bergizi.
Kulit membutuhkan protein, vitamin, mineral, serta berbagai nutrisi untuk mempertahankan struktur dan fungsi normalnya.