Bisa Picu Serangan Jantung dan Stroke, Kenali 5 Tanda Pembuluh Darah Tersumbat

Selasa 10-02-2026,08:16 WIB
Reporter : Yanti
Editor : Yanti

Jika nyeri dada muncul berulang, sebaiknya segera periksa ke dokter karena bisa menjadi tanda penyakit jantung koroner.

 

2. Mudah Lelah dan Sesak Napas

Pembuluh darah yang tersumbat membuat aliran oksigen ke organ tubuh menjadi berkurang.

Akibatnya, tubuh akan lebih cepat merasa lelah meskipun hanya melakukan aktivitas ringan.

Sesak napas juga sering muncul karena jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah.

Jika kondisi ini terjadi terus-menerus tanpa penyebab jelas, penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

3. Kesemutan atau Mati Rasa pada Anggota Tubuh

Kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kaki bisa menjadi tanda adanya gangguan aliran darah.

Penyumbatan pembuluh darah di area tertentu dapat menghambat distribusi oksigen dan nutrisi, sehingga saraf tidak bekerja optimal.

Jika kesemutan terjadi sering dan berlangsung lama, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele.

4. Pusing atau Sakit Kepala Mendadak

Penyumbatan pembuluh darah menuju otak dapat memicu pusing hebat, sakit kepala mendadak, hingga gangguan keseimbangan.

Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga bisa disertai gangguan penglihatan atau sulit berbicara.

Gejala tersebut dapat menjadi tanda awal stroke dan membutuhkan penanganan medis segera.

5. Perubahan Warna Kulit dan Luka Sulit Sembuh

Aliran darah yang tidak lancar juga bisa memengaruhi kesehatan kulit.

Biasanya kulit akan terlihat pucat, kebiruan, atau terasa dingin.

Selain itu, luka pada kaki atau tangan cenderung sulit sembuh karena suplai oksigen yang terbatas.

Kondisi ini sering terjadi pada penderita penyumbatan pembuluh darah perifer.

Pembuluh darah tersumbat bukanlah kondisi yang muncul secara tiba-tiba.

Pola hidup sehat menjadi kunci utama untuk mencegahnya, seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga berat badan ideal, serta menghindari rokok.

Jika Anda mengalami tanda-tanda di atas, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan medis agar dapat ditangani sejak dini.

Pencegahan dan deteksi awal dapat membantu mengurangi risiko komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan.

Tags :
Kategori :

Terkait